sejarah benteng kuto besak

Bangunan Penuh Sejarah di Palembang – Palembang merupakan salah satu kota yang terkenal di Indonesia. Palembang memiliki banyak cerita bahkan sejarah yang sudah terbilang cukup lama. Berikut ini kita akan membahas tentang bangunan apa saja yang ada di Palembang ya

1. Jembatan Ampera yang populer di Indonesia

Ingat Palembang, pasti ingat dengan Jembatan Ampera. Ikon Kota Palembang yang membentang di atas Sungai Musi, sungai paling terkenal di Provinsi Sumatera Selatan. Menurut masyarakat di Palembang, apabila berkunjung ke Kota Palembang namun tidak mengunjungi Jembatan Ampera dan Sungai Musi, artinya belum datang ke Palembang.

Ingin mencoba sensasi makan dan belanja di atas perahu? Sungai Musi tempatnya! Di Sungai Musi, terdapat rumah makan terapung, pasar terapung, hingga pom bensin terapung. Pengunjung bisa menikmati hidangan makanan khas Palembang di atas perahu kayu, dan berkomunikasi dengan penjual dari atas perahu. Tentu akan menjadi pengalaman yang baru dan menyenangkan!

Bangunan Penuh Sejarah di Palembang

2. Pulau Kemaro, spot romantis di Kota Palembang

Pulau Kemarau, atau dikenal dengan sebutan Pulau Kemaro, merupakan salah satu destinasi yang mengundang perhatian turis domestik maupun internasional. Pulau yang berdiri bangunan klenteng dan pagoda yang cukup tinggi, menjadikan Pulau Kemaro sebagai tempat peribadatan etnis Tionghoa terbesar, terutama saat perayaan Cap Go Meh di Palembang, Sumatera Selatan.Akses menuju ke Pulau Kemaro, tidaklah sulit. Lokasinya tidak begitu jauh dengan Jembatan Ampera. Dari Jembatan Ampera menuju Pulau Kemaro dapat ditempuh dalam waktu satu jam menggunakan perahu. Kamu bisa menyewa perahu di dermaga yang berlokasi di bawah Jembatan Ampera.

Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan rumah-rumah terapung dan kehidupan masyarakat di Palembang yang berada di sekitar sungai. Sesampainya di Pulau Kemaro, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan sebuah bangunan klenteng yang merupakan bangunan khas di Pulau Kemaro.

Baca Juga : Bangunan Bersejarah dengan Arsitektur yang Menawan

3. Masjid Kiai Marogan Palembang yang menyimpan sejarah zaman Jepang dan Belanda

Berdiri sejak tahun 1870, semasa penjajahan Belanda, membuat masjid ini menyimpan banyak sejarah zaman Jepang dan Belanda. Nama masjid ini diambil dari nama ulama besar di Kota Palembang, yaitu Masagus Abdul Hamid bin Mahmud. Atau dikenal dengan julukan Ki Merogan.

Uniknya, masjid ini berlokasi di tepian Sungai Musi, yang banyak dikelilingi oleh pemukiman masyarakat Kota Palembang, PT. Kereta Api Indonesia, dan PT. Batu Bara. Ki Merogan dimakamkan di sekitar masjid ini, jadi banyak dikunjungi dengan tujuan silaturahmi dan berkunjung ke Makam Masagus Abdul Hamid.

Pengunjung dari berbagai daerah kerap datang ke masjid ini untuk ibadah pada hari Jum’at bagi umat muslim, dan Masjid Kiai Marogan ini cocok bagi kamu yang juga ingin melakukan wisata religi.

4. Benteng Kuto Besak yang unik dan kokoh

Berdiri sejak tahun 1780, pembangunan Benteng Kuto Besak ini menggunakan material yang tidak biasa. Selain menggunakan batu bata dan batu kapur, bangunan ini dibuat menggunakan putih telur sebagai perekat. Benteng Kuto Besak termasuk ke dalam bangunan keraton di Kota Palembang. Berumur lebih dari 2 abad, bangunan ini sudah diresmikan sebagai tempat wisata Kota Palembang.

Benteng Kuto Besak berdiri kokoh setinggi 9,9 meter dengan Panjang 188,75 meter dan lebar 183,75 meter. Ketebalan banteng ini mencapai 1,99 meter, membuat banteng ini sulit ditembus oleh serangan musuh pada masanya.

Benteng Kuto Besak lokasinya dekat dengan beberapa tempat wisata di Palembang, diantaranya Masjid Agung Palembang, Museum Sultan Mahmud Badarudin II, Monumen Perjuangan Rakyat, dan Jembatan Ampera. Jadi, kamu bisa mengunjungi banyak destinasi jika berwisata ke Kota Palembang.