bangunan tertinggi di batam

Bangunan Menyeramkan Dari Kota Batam Bangunan Menyeramkan Dari Kota Batam

bangunanbersejarah.comTerutama bangunan-bangunan itu di tengah-tengah kota. Bangunan bekas tersebut terkesan angker. Beberapa diantaranya dibiarkan lapuk dan dimakan rayap hingga belasan tahun. Bangunan-bangunan itu diantaranya eks hotel, mal, serta pasar. Saat ini bangunan-bangunan itu cukup menyeramkan. Apalagi posisinya berada di tengah kota Batam.

Kumuh dan menyeramkan. Begitulah kesan ketika pertama kali melihat bangunan Pasar Induk Jodoh. Bangunan tersebut dibangun pada 2004 dengan nilai sekitar Rp30 miliar. Sejak dibangun, anehnya bangunan milik Pemko Batam itu dibiarkan begitu saja alias tak pernah dihuni. Sedianya tempat itu menjadi lokasi relokasi pedagang. Saat ini bangunannya sudah rapuh dan kotor di sana sini. Bila malam bangunan ini tampak menyeramkan. Bangunan eks Hotel Nan Tongga Jodoh ini berada tak jauh dari Pasar Induk Jodoh. Persisnya di depan Hotel Pacific Palace. Bangunan ini cukup menyeramkan. Apalagi bekas hotel ini tak pernah lagi ditunggui sejak sepuluh tahunan silam. Kondisinya dibiarkan begitu saja. Eks hotel yang terletak di Jl Duyung. Dilihat dari namanya serta informasi yang ada, bangunan itu milik seorang pengusaha asal Padang, Sumatera Barat.

Tampak dari luar kondisi bangunan yang sudah tak terawat. Beberapa bagian bangunan juga sudah lapuk. Bangunan itu dibiarkan begitu saja. Menurut cerita, hotel ini tutup karena pemilik berpikir bahwa bisnis hotel hanya mendatangkan maksiat. Konon katanya pemilik juga tidak mau menjual gedung ini kepada siapapun yang ingin membelinya. Belasan tahun bangunan yang bercorak sebuah bangunan hotel di Penuin Baloi, Kecamatan Lubuk Baja, dibiarkan begitu saja. Bangunan tersebut tak pernah kelar meski sudah dibangun sejak belasan tahun silam. Informasinya, bangunan itu akan dibangun hotel. Namun hingga sekarang pembangunan itu terbengkalai. Bahkan terkesan bangunan tersebut justru menyeramkan. Informasinya, di sana selalu memakan korban jiwa saat dikerjakan. Eks BIP Mall di seputaran Baloi ini sudah lama kosong. Sempat beroperasi selama sekitar dua tahun, BIP Mall lalu tumbang. Mal tersebut sempat beroperasi pada tahun 2005 lalu dan tutup sekitar tahun 2006. Di sana diisi toko-toko elektronik, namun karena kalah saing, akhirnya tutup. Saat ini bangunan itu dibiarkan terbengkalai begitu saja.

Ada pula jembatan Cordoba yang membentang diatas sungai Al-Wadi al kabir. Jembatan ini dikenal dengan nama Al-Jisr dan Qantharah Ad-Adhr. Panjangnya sekitar 400 m, lebar 40 m dan tingginya 30 m. Jembatan ini dibangun pada saat manusia belum mengenal sarana transportasi kecuali binatang. Orang Arab menyebutnya Asbiliya, kota ini merupakan salah satu saksi kejayaan Islam. Ada beberapa bangunan yang sangat kental dengan arsitektur Islam. Pertama, Menara Giralda. Giralda merupakan salah satu menara terindah di benua Eropa. Menara ini dulunya adalah minaret atau menara Masjid yang kini beralih fungsi sebagai menara lonceng Katedral Sevilla. Kemudian ada Alcazar Sevila yang lokasinya tak jauh dari menara La Giralda. Bangunan spektakuler ini ornament dindingnya memuat skrip berbahasa Arab termasuk frasa Wa La Ghalib ill Allah artinya Tiada pemenang kecuali Allah. Arsitektur ini merupakan refleksi dari arsitektur yang sejenis di istana Alhambra. Mulanya, istana ini merupakan sebuah benteng pertahanan bangsa Moor. Ketika Dinasti Muwwahidun berkuasa, benteng pertahanan tersebut diubah menjadi kompleks tempat tinggal raja dengan penambahan beberapa bangunan.

Komplek istana raja tersebut dikenal dengan nama Al-Muwarak. Lalu, di Sevilla juga ada menara emas Torre del Oro. Sebuah menara yang dibangun sebagai tempat pengawasan untuk mempertahankan kota Sevilla dari serangan musuh. Menara emas ini mengontrol akses menuju pelabuhan kota. Torre del Oro memiliki rangkaian rantai raksasa yang menyambung dengan menara lain di seberang sungai yaitu Torre de la Plata. Rantai tersebut berguna untuk mencegah invasi kapal pasukan kerajaan Kristen masuk ke dalam kota. Toledo yang terletak di daerah otonomi Castilla la Mancha ini pernah menjadi ibukota kerajan Spanyol sebelum kedatangan bangsa Moor pada abad ke-8. Toledo pernah menjadi salah satu kota pada masa pemerintahan Islam di Spanyol. Bangsa Arab yang berkuasa di kota ini menyebut Toledo ini dengan Tulaytullah. Pada masa kekuasaan Islam, Toledo pernah dikenal dengan tingkat toleransi kehidupan beragama yang tinggi. Yahudi, Kristen dan Islam hidup berdampingan secara harmonis. Masa itu disebut dengan La Convivencia (The Coexistence). La Convivencia juga menjadikan Toledo sebagai pusat penerjemahan ilmu pengetahuan. Ilmuwan Muslim, Yahudi, dan Kristen bahu-membahu menerjemahkan beragam manuskrip ilmiah dari bahasa Arab dan bahasa Latin. Di Toledo, ada Katedral Toledo yang merupakan saksi bagi perkembangan ilmu pengetahuan di sana. Sisa-sisa manuskrip ilmiah hasil terjemahan dari ilmuwan Muslim, Yahudi dan Kristen yang tak terbakar tersimpan di dalam katedral ini. Kemudian ada juga Mezquita Cristo de la Luzz. Masjid ini dibangun pada tahun 999 M oleh bangsa Moor. Awalnya, masjid ini bernama Masjid Bab Al Mardum, mengambil nama dari gerbang kota Toledo yang letaknya 20 m dari Masjid. Lantai Masjid masih beralas tanah dengan pilar-pilar yang desainnya dipengaruhi oleh Masjid Agung Cordoba. Selain masjid tersebut, masih banyak peninggalan Islam lainnya, meskipun banyak bagian dari bangunan tersebut telah diubah. Namun, ciri khas dan arsitekturnya masih terlihat jika itu merupakan peninggalan Islam. Sumber: Abdul Syukur Al-Azizi. 2017. Sejarah Terlengkap Peradaban Islam.

Baca Juga :Bangunan Bersejarah Di Spain

Arsitektur sebagai proses awal perencanan dan perancangan ruang dan fisik bangunan harus mempertimbangkan segala aspek kehidupan dalam prosesnya. Tujuan arsitektur yang harus dipenuhi dengan baik adalah pemenuhan akan kegunaan (fungsi), kekuatan (struktur), dan keindahan (estetika). 1) Lingkungan Ruang Dalam Bangunan (Building Indoor Environment) meliputi aspek-aspek lingkungan dalam disain, analisis dan efisiensi energi, kesehatan dan kenyamanan bangunan. Kekhususan bidangnya antara lain kenyamanan termal, kualitas udara, penerangan buatan, akustik, HVAC dan sistem kontrol. 2) Building Envelope adalah suatu aplikasi yang menggambarkan semua area dari teknik bangunan, khususnya ilmu bangunan dan lingkungan ruang dalam. Bidang ini memfokuskan pada analisa dan disain selubung bangunana, meliputi ketahanan bangunan, perpindahan panas dan kelembaban serta interaksi dengan lingkungan ruang dalam. 3) Building Science menekankan pada analisis dan kontrol dari fenomena fisika yang mempengaruhi tampilan material bangunan dan sistem penutup bangunan. 4) Building Structure mempertimbangkan prinsip-prinsip mekanika struktur, perilaku material dan analisanya dan disain baja, beton bertulang, struktur bangunan kayu. 5) Manajemen Konstruksi (Construction Management) meliputi teknik konstruksi, proses konstruksi, perencanaan, penjadwalan, pengendalian proyek, pekerja dan pengaturan bangunan.