bangunan peninggalan spanyol di indonesia

Bangunan Bersejarah Di Spain Bangunan Bersejarah Di Spain

bangunanbersejarahl.comĀ  Kepulauan Karibia sudah terkenal akan wisatanya yang mendunia dan banyak dikunjungi oleh turis mancanegara. Salah satu negara di Karibia yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi adalah Trinidad dan Tobago yang letaknya ada di ujung selatan, yang dekat dengan Benua Amerika Selatan. Negara kepulauan yang tidak jauh dari pesisir Venezuela ini memiliki berbagai bangunan bersejarah cantik yang terutama di kota Port Of Spain, karena dulunya secara bergantian diduduki oleh bangsa Spanyol, Prancis, dan Inggris.

Nah, tentunya buat kalian yang suka banget berwisata sejarah dan menyaksikan bangunan kuno cantiknya, maka harus menyimak beberapa bangunan bersejarah di Port Of Spain berikut ini. Pertama terdapat bangunan megah bernama Stollmeyer’s Castle yang terletak di distrik St.Clair, Port Of Spain. Bangunan kastil ini dibangun pada tahun 1902-1904, yang dibangun oleh arsitek asal Skotlandia bernama Robert Gillies. Gaya bangunan ini sangat cantik dengan arsitektur Scotish baronial yang kental. Bangunan ini dijuluki Stollmeyer’s Castle karena dimiliki oleh keluarga Stollmeyer, hingga berpindah tangan ke Mahabir pada tahun 1972. Namun pada tahun 1979, pemerintah setempat membeli kastil ini hingga sekarang. Knowsley Building termasuk bangunan bersejarah di Port Of Spain yang letaknya ada di sekitaran pusat kota.

Gedung ini sudah dibangun pada tahun 1904, yang digunakan sebagai tempat tinggal William Gordon. Bahan-bahan bangunan yang dipergunakan untuk membangun gedung ini cukup mewah karena diimpor dari Eropa dan Guyana. Kemudian pada tahun 1954, bangunan ini dibeli oleh pemerintah Trinidad dan Tobago yang dipergunakan sebagai kantor Kementerian Luar Negeri hingga saat ini. Kemudian ada pula Holy Trinity Cathedral yang merupakan salah satu gereja megah di kota Port Of Spain yang terletak di depan Woodfort Square. Gereja ini juga menjadi pusat dari gereja anglican yang ada di Trinidad dan Tobago serta memiliki gaya arsitektur gothic yang menawan. Gereja megah ini sudah dibangun pada tahun 1816-1823, tapi mengalami kerusakan parah 100 tahun berselang akibat kebakaran. Lalu bangunan ini direnovasi pada tahun 1916, dengan bentuk bangunan yang sama seperti sebelumnya. Berikutnya ada Cathedral of the Immaculate Conception yang merupakan gereja Katolik Roma yang terletak di pusat kota Port Of Spain. Gereja ini sangat cantik dan memiliki gaya arsitektur yang unik, dengan 2 menaranya yang berbeda dibandingkan gereja Katolik pada umumnya. Terakhir, terdapat Queen’s Royal College yang berada di depan Queen’s Park Savannah yang juga berada di area pusat kota. Bangunan ini merupakan gedung sekolah lanjutan tertua yang ada di Trinidad dan Tobago yang sudah dibangun pada tahun 1902. Menariknya gedung ini memiliki gaya arsitektur Jerman masa Renaissance yang memiliki bentuk khas dengan ornamen-ornamennya. Karena gaya arsitekturnya yang menarik, tak heran jika bangunan ini juga jadi jujukan para wisatawan yang ingin melihat bentuk bangunan cantik ini. Nah itu tadi kelima bangunan bersejarah yang ada di Port Of Spain, Trinidad dan Tobago yang sayang banget jika dilewatkan. Mana yang paling keren menurut kalian? IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) adalah jenis sertifikat yang menyebutkan bahwa pemegang sertifikat memiliki hak untuk memiliki dan mendirikan bangunan di atas tanah yang bukan kepunyaan pemilik bangunan. Tanah tersebut dapat berupa tanah yang dikuasai langsung oleh negara dan tanah yang dikuasai oleh perorangan atau badan hukum. Meski mengantongi HGB, pemilik sertifikat ternyata perlu melakukan perpanjangan sebab HGB memiliki batas waktu kepemilikan. Berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, jangka waktu maksimal HGB berakhir adalah 30 tahun dan dapat diperpanjang dengan jangka waktu maksimal 20 tahun. Masa berlaku HGB bisa berbeda-beda, tergantung dari keputusan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) ke pengembang. Setelah masa perpanjangan habis, pemilik HGB dapat mengajukan perpanjangan kembali seperti yang telah diatur dalam PP No. 40 tahun 1996 tentang Hak Guna Bangunan. Akan tetapi, perpanjangan atau pengajuan pembaruan HGB dapat dilakukan minimal 2 tahun sebelum jatuh tempo HGB habis. Hak Guna Bangunan atas tanah negara ini terjadi dengan keputusan pemberian hak oleh Menteri Agraria atau pejabat yang ditunjuk. Hak Guna Bangunan atas tanah hak pengelolaan terjadi dengan keputusan pemberian hak oleh Menteri Agraria atau pejabat yang ditunjuk berdasarkan usul dari pemegang hak pengelolaan.

Baca Juga :Bangunan Bersejarah Terkenal Di Medan

Hak Guna Bangunan atas tanah milik terjadi dengan pemberian oleh pemegang hak milik dengan akta perjanjian yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Meskipun sifatnya hanya sementara, rupanya properti dengan sertifikat HGB memiliki beberapa keuntungan, misalnya saja tidak membutuhkan dana besar dan membuka peluang usaha yang lebih besar. Selain itu, properti seperti rumah, apartemen, atau ruko dapat dijadikan pilihan oleh Anda yang berencana mempunyai properti namun tak ingin menempatinya dalam jangka waktu yang lama. Terlebih karena properti yang mengantongi sertifikat HGB juga dapat dimiliki oleh bukan Warga Negara Indonesia (WNI). Sertifikat HGB bisa saja mati atau berakhir karena Anda tidak memperpanjang lagi sertifikatnya. Jika sertifikat HGB berakhir, maka status tanah akan kembali menjadi tanah negara bila HGB tersebut atas tanah negara. Sementara, untuk tanah hak milik, maka nantinya akan kembali jadi tanah hak milik. Pengurusan perpanjangan HGB sendiri pada dasarnya tidak terlalu rumit. Mengisi formulir permohonan di loket pelayanan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).