bangunan bersejarah di indonesia

bangunan bangunan

Bangunan Bersejarah dengan Arsitektur yang Menawan – Hampir semua negara memiliki bangunan yang sangat bersejarah. Bangunan yang bersejarah memiliki daya tarik tersendiri yang dapat menarik perhatian banyak orang untuk berkunjung kesana. Berikut adalah daftar bangunan bersejarah dengan arsitektur terbaik yang ada di dunia.

1. Tembok Besar China, China

Salah satu bangunan buatan manusia terpanjang yang pernah dibangun di dunia adalah Tembok Besar China. Bangunan ini dibangun oleh kaisar Qin Shi Guang untuk mempertahankan serangan dari suku Yayun Kuno.
Tembok Besar China diselesaikan oleh dinasti yang berbeda dan dalam periode waktu yang berbeda. Diperkirakan Tembok Besar China awalnya dibangun antara tahun 220 dan 206 SM.
Tembok yang membentang sepanjang kurang lebih 50 ribu km itu kini menjadi salah satu keajaiban dunia dan ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia pada tahun 1987.

2. Piramida Agung Giza, Mesir

Piramida Agung Giza merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Piramida ini dibangun antara 2560 SM hingga 2540 SM sebagai tempat peristirahatan terakhir Firaun.
Selain itu, Piramida Agung Giza juga menjadi satu-satunya piramida Mesir yang memiliki jalur naik dan turun. Diperkirakan sekitar 2,3 juta balok batu digunakan untuk membangun piramida tersebut.

3. Stonehenge, Inggris

Stonehenge merupakan monumen batu prasejarah besar yang terletak di kota Salisbury, Inggris. Para arkeolog memperkirakan bahwa monumen ini dibangun sebelum 4.000 – 5.000 tahun lalu. Stonehenge juga mewakili keelokan arsitektur nenek moyang yang hidup pada waktu itu.

Baca Juga : 7 Tempat Wisata Ini Punya Sejarah Memilukan yang Jarang Diketahui

Tidak ada catatan tertulis tentang orang-orang di balik pembangunan stonehenge dan tujuan pembuatannya. Namun, diketahui pembangunan Stonehenge menggunakan dua jenis batu yang dikenal sebagai bluestones dan sarsenstones. Bluestones memiliki berat lebih dari 25 ton dan sarsenstones memiliki berat hingga 4 ton.

4. Kolosseum, Italia

Kolosseum merupakan monumen paling mengesankan dari Kekaisaran Romawi yang berupa area Gladiator. Dibangun oleh Vespasian, tempat pertunjukan yang merupakan amfiteater terbesar di dunia itu berbentuk elips dan termasuk dalam salah satu keajaiban dunia. Kolosseum sendiri mampu menampung hingga 50 ribu penonton.

5. Taj Mahal, India

Selanjutnya ada Taj Mahal, monumen bersejarah dengan desain arsitektur Mughal di India. Taj Mahal yang berarti Mahkota Istana dalam bahasa Arab dianggap sebagai simbol cinta paling ikonik.
Taj Mahal sendiri mengambil kombinasi gaya arsitektur Mughal, Ottoman Turki, Persia, Islam, dan India yang membuatnya ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 1983.

bangunan bangunan

7 Tempat Wisata Ini Punya Sejarah Memilukan yang Jarang Diketahui – Di balik keindahannya, ada sejumlah tempat wisata yang menyimpan misteri dan sejarah yang begitu memilukan. Biasanya tempat wisata memang menjadi tempat yang menyenangkan dan penuh dengan kegembiraan. Dipercaya pula dapat menghilangkan rasa penat.

Tidak banyak yang sadar dengan sejarah di balik pembangunan tempat tersebut sebelum akhirnya menjadi destinasi wisata. Nah berikut beberapa tempat wisata yang ternyata pernah menjadi saksi bisu peristiwa pembantaian.

1. Gua Jomblang, Yogyakarta

Gua Jomblang merupakan salah satu gua vertikal yang cukup terkenal di kalangan traveler. Lokasinya berada di Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Gua ini menyuguhkan keindahan sinar matahari yang biasa disebut ‘cahaya surga’.

Namun di balik keindahannya, Gua Jomblang ternyata pernah menjadi saksi bisu peristiwa pembantaian massal, yakni pembantaian ratusan orang yang dituduh terlibat Partai Komunis Indonesia atau PKI.

Orang-orang tersebut dibariskan di pinggir mulut gua dengan tangan terikat satu sama lain. Ketika satu orang ditembak, maka seluruhnya akan ikut terjatuh ke dasar gua dan tewas mengenaskan.

2. Museum Fatahillah, Jakarta

Siapa yang tak kenal Museum Fatahillah? Museum yang terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, ini kerap menjadi tempat nongkrong kaum milennialls hingga tempat piknik asyik untuk keluarga.

Namun sebelum menjadi destinasi wisata, Museum Fatahillah dulunya sempat menjadi penjara dan tempat eksekusi. Sekitar tahun 1740, Gubernur Hindia Belanda Adriaan Valckenier pernah memerintahkan ribuan orang Tionghoa berbaris di depan Museum Fatahillah.

Mereka kemudian dieksekusi secara sadis oleh para algojo yang telah disiapkan. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Geger Pecinan.

3. Pulau Nusa Barung, Jember, Jawa Barat

Pulau Nusa Barung terletak di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pulau ini terkenal sangat indah dan masih alami. Pasirnya putih bersih, dikelilingi hutan hijau, dan air lautnya berwarna biru kehijauan.

Namun di balik keindahannya, Nusa Barung ternyata punya sejarah yang cukup memilukan. Dulunya wilayah ini masuk dalam kekuasaan Kerajaan Blambangan.

Sekitar tahun 1777, terjadi peperangan antara Kerajaan Blambangan dengan Pemerintahan Belanda yang menewaskan banyak orang di sini. Sejak itu, Pulau Nusa Barung terlarang bagi penduduk sekitar. Pada tahun 1920, pulau ini resmi dijadikan cagar alam.

4. Hutan Jati Petak 45F, Kendal, Jawa Tengah

Hutan Jati Petak 45F terletak di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Masyarakat sekitar percaya hutan ini merupakan tempat yang angker.

Pasalnya, pada 1965, kawasan hutan ini menjadi lokasi pembantaian para terduga simpatisan PKI. Konon, para pengikut PKI tersebut dipaksa menggali lubang untuk makamnya sendiri, sebelum akhirnya ditembaki dengan menggunakan senjata.

Baca Juga : Daftar Bangunan dengan Konstruksi Terlama

5. Gua Jepang, Bandung

Bandung juga punya lokasi wisata yang ternyata memiliki sejarah kelam, salah satunya adalah Gua Jepang. Gua Jepang terletak di Taman Hutan Ir. Juanda, Dago Atas, Bandung. Dibangun pada 1942, suasana yang sangat gelap dan lembab akan menyambut siapa saja yang masuk ke gua ini.

Dulunya, lorong-lorong gua ini menjadi saksi bisu tewasnya ratusan romusha atau pekerja paksa. Mereka tewas dalam proses membangun gua pertahanan ini selama tiga tahun dan terbunuhnya ratusan prajurit Jepang yang dibantai sekutu akhir tahun 1945.

6. Lawang Sewu, Semarang

Siapa yang tak kenal Lawang Sewu? Gedung megah nan indah yang berwarna putih ini merupakan salah satu ikon Kota Semarang.

Lawang Sewu dibangun pada 1904. Dulunya gedung ini digunakan sebagai kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS.

Pada masa penjajahan Jepang, gedung ini sempat disulap menjadi penjara bawah tanah yang digunakan untuk menyiksa para penduduk pribumi. Selain itu, Lawang Sewu juga pernah menjadi tempat pertempuran antara Angkatan Pemuda Kereta Api (AMKA) melawan Jepang.

Para pemuda yang meninggal itu kemudian dimakamkan di halaman Lawang Sewu. Namun pada 1975, jenazah para pemuda ini dipindahkan di makam pahlawan. Untuk memperingati gugurnya pemuda-pemuda ini, dibangunlah Tugu Muda di depan Lawang Sewu.

7. Pulau Kumala, Tenggarong

Pulau Kumala yang terletak di Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, kini menjadi tempat yang Instagramable dan ramai dikunjungi wisatawan. Pulau yang memiliki luas wilayah 76 hektare ini memiliki banyak spot yang memanjakan para wisatawan untuk ber-selfie ria.

Namun, sebelum tahun 2000, tempat ini merupakan pulau kosong. Saking lamanya tak terjamah manusia, tempat ini pun dipercaya jadi sarangnya makhluk halus.

Banyak yang mengaku diganggu penampakan makhluk gaib seperti sosok genderuwo atau sosok wanita cantik berwajah pucat yang tiba-tiba hilang saat didekati.

Nah itu 7 tempat wisata yang ternyata memiliki sejarah kemanusiaan yang kelam. Apakah kamu sudah mengetahuinya?

Daftar Bangunan dengan Konstruksi Terlama Daftar Bangunan dengan Konstruksi Terlama

Daftar Bangunan dengan Konstruksi Terlama – Setelah melewati beberapa tahap proses dalam penyaringan,akhirnya kami dapat menyempurnakan artikel yang sudah kami kumpulkan dengan data-data dari sumber yang terpercaya mengenai daftar bangunan dengan konstruksi terlama.

Tidak seperti legenda Candi Prambanan yang dibangun dalam waktu satu malam, ternyata banyak bangunan-bangunan besar dan bersejarah di dunia yang membutuhkan waktu lebih dari satu abad untuk menyelesaikan proses konstruksinya.

Katedral York Minster

Tempat ibadah umat Katolik ini pertama kali dibangun pada 1220. Dibangun dengan teknik dan peralatan dari jaman pertengahan, katedral ini membutuhkan waktu dua abad hingga akhirnya selesai dibangun pada 1472.

Chichen Itza

Salah satu kota warisan kebudayaan Suku Maya berukuran sekitar lima kilometer persegi ini bisa diartikan ‘Penenung Air’. Pembangunannya yang melibatkan teknik matematika tingkat tinggi memakan waktu selama 400 tahun mulai tahun 600 sebelum masehi.

Angkor Wat

Bangunan ini merupakan kuil terbesar di dunia yang dibangun sebagai penghormatan kepada Dewa Wisnu. Dibangun pada pertengahan abad ke-12 ketika Raja Suryavarman berkuasa, kuil ini akhirnya selesai dibangun setela h 418 tahun. Awalnya kuil ini merupakan kuil Hindu, tetapi pada abad ke-13 hingga saat ini fungsinya diubah menjadi kuil Budha.

Baca Juga:Bencana Besar yang Sebabkan Jembatan dan Bangunan Runtuh

Stonehenge

Struktur batuan yang terletak di Wiltshire, Inggris ini merupakan proyek konstruksi misterius. Hingga kini, belum ditemukan teori pasti yang dapat menjelaskan teknik pembangunan struktur tersebut. Belum ada jawaban dari pertanyaan bagaimana batu-batu yang mempunyai berat masing-masing lebih dari empat ton tersebut dapat tersusun secara apik. Para ilmuwan memperkirakan susunan batuan ini terbentuk selama 1.600 tahun.

Tembok Besar China

Bangunan yang di negerinya sendiri lebih dikenal sebagai Tembok Sepanjang 10.000 Li ini mulai dibangun sejak 2.000 tahun lalu, dan masih dibangun selama abad ke-16. Proyek ini diperkirakan memakan waktu lebih dari 2.000 tahun. Berdasarkan bukti tertulis yang diterima umum, pada dasarnya Tembok Raksasa China dikonstruksikan mayoritas pada periode Dinasti Qin, Dinasti Han, dan Dinasti Ming. Namun sebagian besar tembok yang berdiri saat ini merupakan hasil dari periode Ming.

Beberapa-Bangunan-Bersejarah-Di-Indonesia-Yang-Diakui-Dunia Beberapa-Bangunan-Bersejarah-Di-Indonesia-Yang-Diakui-Dunia

bangunanbersejarah –  Indonesia adalah negara yang sudah berdiri untuk waktu yang cukup lama. Dalam kurun waktu yang sangat panjang hingga negara ini didirikan, banyak sekali bangunan bersejarah dengan nilai historis yang tinggi serta arsitektur yang menawan. Lantas, tidak aneh jika bangunan-bangunan ini dikenal hingga ke mancanegara.

Berbagai unsur budaya, ras, serta agama melahirkan desain unik yang membuat bangunan-bangunan ini memilik desain yang beraga. Mulai dari Candi Borobudur hingga Gereja Katredal, bangunan-bangunan ini memiliki latar belakang tersendiri yang membuatnya menjadi terkenal seperti sekarang.

Langsung saja yuk disimak ulasan lebih lengkapnya!

Bangunan Bersejarah Terpopuler di Indonesia

1. Candi Borobudur

Lokasi-Candi-Borobudur

Ngomong-ngomong soal bangunan bersejarah, tentunya wajib sekali untuk memasukkan Candi Borobudur ke dalam daftar ini.

Candi yang merupakan peninggalan umat Budha ini dinobatkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Dibangun di era Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra pada tahun 825 SM, situs ini merupakan candi terbesar di dunia dengan tinggi 42 meter.

Arsitek dari candi ini, Gunadharma, memahat 2672 panel relief yang panjangnya mencapai 6 km.

2. Candi Prambanan

Candi_Prambanan

Selain Candi Borobudur, Candi Prambanan yang merupakan peninggalan dari Dinasti Sanjaya adalah situs yang tentunya harus masuk ke dalam daftar ini.

Dikenal dengan nama lain, yakni kompleks seribu candi, Prambanan memiliki candi utama dengan tinggi 47 meter, seolah ingin menandingi Candi Borobudur.

Pembangunan dari candi yang dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini merupakan lambang pemujaan untuk Dewa Siwa.

3. Lawang Sewu

lawang-sewu
Lawang Sewu merupakan bangunan bersejarah peninggalan dari era penjajahan Belanda yang sampai sekarang masih berdiri di Semarang.

Sempat digunakan sebagai Kantor Perusahaan Kereta Api Hindia Timur, sekarang bangunan ini berfungsi sebagai tempat wisata eksotik yang diminati oleh banyak wisatawan.

Meskipun namanya secara harfiah berarti seribu pintu, tidak serta-merta jumlah pintu dari bangunan yang didirikan pada tahun 1907 ini sesuai dengan namanya.

Baca Juga : 5 Bangunan Bersejarah di Bahrain

4. Kelenteng Sam Po Kong

Dahulu, Kelenteng Sam Po Kong dikenal sebagai Gedung Batu karena tampilannya yang terlihat seperti gua besar di sebuah bukit batu.

Gedung Batu atau Kedong Batu sendiri merupakan tumpukan batu alam untuk membendung Sungai Kaligarang di abad 15.

Sebagai bangunan bekas peninggalan dari Laksamana Cheng Ho, sekarang tempat ini lebih difungsikan sebagai tempat pemujaan dan peringatan di Semarang.

5. Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta merupakan istana resmi Kesultanan Yogyakarta yang sekarang berfungsi sebagai rumah sultan yang masih menjalankan tradisi kesultanan hingga sekarang.

Sebagian dari kompleks keraton ini digunakan untuk menyimpan bermacam-macam koleksi kesultanan.

Beberapa di antaranya seperti pemberian dari bangsawan Eropa hingga replika pusaka dan gamelan.

Dengan desain arsitektur yang mengagumkan, bangunan ini disebut sebagai salah satu istana khas Jawa dengan tampilan terbaik.

6. Pura Besaki

Pura yang berdiri megah di ketinggian 915 kaki di kaki Gunung Agung ini terlihat mengagumkan dengan gaya arsitektur khas Bali yang sangat distingtif.

Bangunan yang dibangun sejak abad ke-10 Masehi ini menjadi pusat kegiatan spiritual Hindu Dharma di Pulau Dewata.

Dengan segala fitur yang dimiliki Pura Besakih, tidak aneh jika situs ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Budaya UNESCO sejak selamat dari erupsi Gunung Agung pada tahun 1963.

7. Gereja Katredal

Memiliki tinggi mencapai 60 m, Gereja Katredal terletak bersebalahan dengan Masjid Istiqlal.

Kehadiran gereja yang berdiri sejak tahun 1891 ini, menggantikan bangunan gereja yang runtuh di era Belanda.

Bangunan yang mengusung gaya arsitektur neo-gotik ini dibangun dengan dana sebesar 628 ribu gulden yang berasal dari jemaat pada kala itu.

Karena memilih material terbaik, bangunan yang diarsiteki oleh Pastor Antonius ini bisa berdiri kokoh hingga sekarang.

5-Bangunan-Yang-Sudah-Tua-dan-Bersejarah-di-Indonesia 5-Bangunan-Yang-Sudah-Tua-dan-Bersejarah-di-Indonesia

bangunanbersejarah – Selain kaya akan sumber daya alam, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki banyak sejarah, mulai dari sejarah budaya, kuliner, tempat, dan arsitektur bangunan.

Nah, berkaitan dengan bangunan bersejarah yang ada di Indonesia, berikut ini beberapa di antaranya:

1. Istana Maimun

Istana-Maimun

Ini adalah salah satu bangunan tua dan bersejarah yang ada di kota Medan, Sumatera Utara. Letaknya di kawasan Jalan Brigjend Katamso, Sukaraja dan dibangun sekitar tahun 1888. Bangunan Kerajaan Melayu ini merupakan warisan dari Sultan Deli Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah.

Bangunan bersejarah ini identik dengan warna kuning. Di bagian depan balairung istana, ada sebuah prasasti bertuliskan huruf Latin, berbahasa Belanda. Atap istana ini seperti gaya bangunan Persia.

2. Batavia Cafe

Batavia Cafe dibangun sejak tahun 1805. Awalnya, tempat ini dijadikan sebagai kantor administrasi pada masa pemerintahan VOC Belanda. Hingga sekarang, bangunan ini masih berdiri kokoh di kawasan Wisata Kota Tua Jakarta, tepatnya di depan Museum Fatahillah.

Baca Juga : Bangunan Bersejarah Di Inggris

3. Benteng Vredeburg

Benteng-Vredeburg

Bangunan tua bersejarah berikutnya ada di Yogyakarta yaitu Benteng Vredeburg yang berdiri dari zaman penjajahan Belanda. Lokasi benteng ini pun di kawasan titik nol kilometer Yogyakarta atau kawasan Malioboro. Konon katanya, tempat ini dulunya sebagai tempat untuk menyiksa para pejuang ketika zaman penjajahan Belanda.

4. Benteng Rotterdam

Benteng-Rottderdam

Namanya pasti sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Makassar. Ya, benteng tua ini terletak di Sulawesi Selatan, Makassar dan dibangun oleh warga lokal. Benteng ini sempat menjadi perebutan ketika Kerajaan Gowa-Tallo berperang. Kini, Benteng Rotterdam dikelola oleh pemerintah setempat dan dijadikan situs bersejarah untuk publik.

5. Lawang Sewu

Bangunan ini terletak di kawasan Simpang Lima, kota Semarang. Diberi nama Lawang Sewu yang artinya seribu pintu. Namun, bukan berarti ada 1.000 pintu di bangunan ini, melainkan karena dulu bangunan ini dikenal dengan jumlah pintunya yang banyak.

Sebelum menjadi salah satu gedung yang dilindungi oleh Pemerintah Kota Semarang, Lawang Sewu adalah kantor perusahaan kereta api Belanda, NV Nederlandsch Indische Spoorweg Mastshappij (NIS). Bangunan ini dirancang oleh arsitek Prof. Jacob K. Klinkhamer dan B.J.Oudang.