Bangunan Bersejarah Indonesia

Bangunan Bersejarah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi Bangunan Bersejarah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Bangunan Bersejarah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi –  Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak sekali kisah sejarah. Penting bagi kamu untuk mempelajari sejarah, khususnya generasi penerus bangsa. Tak lekang oleh waktu, jejak sejarah ini juga bisa kamu lihat dari banyaknya bangunan bersejarah di Indonesia.

Berikut ini beberapa contohnya yang bisa kamu kunjungi.

1. Candi Borobudur dengan 504 buah patung Buddhanya

Sejarah dan Kecantikan Candi Borobudur Indonesia | Airpaz Blog
Siapa yang tidak mengenal keajaiban dunia ini? Candi Borobudur terletak di Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Candi yang berhiaskan 504 patung Buddha ini ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO. Dibangun pada masa Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra, candi ini termasuk candi terbesar sedunia yang memiliki 42 m dan ketinggiannya yang mencapai 10 tingkat.

2. Candi Prambanan dengan cerita sejarahnya, yaitu Roro Jonggrang

Candi Prambanan - Badan Otorita Borobudur
Pernah dengar cerita tentang Roro Jonggrang? Ya, Candi Prambanan ini memang diawali dengan legenda Roro Jonggrang.Bercorak Hindu, candi ini memiliki nama lain sebagai kompleks Seribu Candi. Menjulang setinggi 47 meter dengan ornamen candi yang sangat mengagumkan, candi ini terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah.

3. Lawang Sewu yang penuh dengan cerita mistis

Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Ikon Kota Semarang ini dulunya digunakan sebagai kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Pembangunan Lawang Sewu ini cukup lama, yaitu sekitar 3 tahun. Setelah kemerdekaan RI, bangunan ini digunakan sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI).Dalam bahasa Jawa, lawang itu berarti pintu, sedangkan sewu berarti seribu. Sehingga, lawang sewu berarti pintu seribu. Ya, bangunan ini memang memiliki pintu yang sangat banyak, namun tidak mencapai 1.000 pintu.Memiliki 3 lantai, Lawang Sewu memiliki arsitektur yang cukup unik dan terdapat patung wanita Belanda di lantai utama dekat tangga naik lantai dua.

4. Gedung Sate saat ini masih aktif digunakan sebagai pusat pemerintahan kota Bandung

Gedung Sate - Tribunnewswiki.com Mobile
Warga Bandung pasti sudah sangat mengenal bangunan ini. Terletak di tengah kota, Gedung Sate sekarang masih aktif sebagai pusat pemerintahan Kota Bandung.Gedung Sate memiliki ornamen yang unik dengan enam tusuk sate yang berada di atas menara sentral melambangkan bahwa bangunan ini menghabiskan enam gulden dalam pembangunannya lho. Kepopuleran Gedung Sate ini tidak hanya di Bandung, namun juga di Jawa Barat.

Sangat megah dan unik, bukan?

Baca Juga: Beberapa Bangunan Bersejarah Di Indonesia Yang Diakui Dunia

5. Taman Sari, dulu tempat ini dijadikan tempat wisata bagi keluarga kerajaan lho

Istana Air Taman Sari, Destinasi Wajib untuk Kalian yang Berlibur ke Jogja - Blog Hotel Bobobox Indonesia
Terletak di Yogyakarta dan merupakan bagian dari Keraton, Taman Sari ini dulunya digunakan sebagai tempat rekreasi bagi keluarga kerajaan. Bangunannya yang unik dan digunakan pula sebagai benteng pertahanan sejak zaman penjajahan menjadikannya sebagai cagar budaya.Terdapat kolam pemandian, danau dan pulau buatan, taman, serta jembatan gantung di Taman Sari yang bisa kamu kunjungi.

Selain 5 bangunan di atas, masih banyak lagi wisata bersejarah yang lainnya dan harus kamu datangi untuk mengenang sejarah Indonesia. Selain refreshing, kamu juga bisa menambah pengetahuan tentang sejarah Indonesia, kan?

5-Bangunan-Bersejarah-Indonesia-Ini-Memang-Sengaja-Dihancurkan 5-Bangunan-Bersejarah-Indonesia-Ini-Memang-Sengaja-Dihancurkan

bangunanbersejarahSebagai sebuah masa penjajahan yang terlama dalam sejarah Bangsa Indonesia, Belanda telah banyak melakukan pembangunan gedung-gedung untuk kepentingannya sendiri. Kini sisa-sisa peninggalaan gedung itu telah menjadi sejarah yang dapat dinikmati oleh siapapun, termasuk bagi para sejarahwan yang hendak melakukan penelitian di Indonesia.

Namun dari sekian banyak bangunan peninggalan Belanda, tak sedikit pula yang sebenarnya sudah rubuh dan hancur tak berbekas. Sangat disayangkan sebenarnya hilangnya bangunan bersejarah seperti ini bisa memutus mata rantai sejarah pada masa lalu. Nah, berikut akan kami sajikan ulasan mengenai bangunan sejarah yang telah hancur itu, baik karena kesengajaan atau karena bencana alam. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Gedung Societeit Harmonie

Gedung_Soci_teit_de_Harmonie_di_Pasuruan_antara
Daerah Harmoni yang terkenal dengan halte transit busway-nya dulunya memiliki nilai historis yang tinggi. Munculnya nama ‘Harmoni’ tak lepas dari sejarah di tahun 1776 bahwa di tempat tersebut dulunya pernah berdiri gedung Societeit Harmonie. Gedung ini tepatnya terletak di ujung jalan Veteran dan Majapahit.
Gedung Societeit harmonir dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Jendral Reineir de Klerk kemudian dilanjutkan Daendels hingga Raffles dan secara resmi dibuka tahun 1868. Gedung ini menjadi tempat berkumpulnya para sosialita Belanda, yakni perempuan-perempuan Belanda yang suka berdandan sangat cantik dan mewah. Sayangnya nilai historis bangunan ini sudah hilang sejak tahun 1985 karena di tahun itu bangunan ini dirubuhkan untuk dibuat lapangan parkir Sekretariat Negara.

2. Taman Wihelmina

Taman-Whelmia
Taman Wihelmina dulunya disebut-sebut sebagai taman paling ‘wow’ di zamannya. Pada saat pembangunannya di abad ke-19, taman ini menjadi taman terluas dan yang paling indah di Asia. Sayangnya, semenjak kemerdekaan taman ini tidak terurus lagi dan akhirnya diputuskan untuk dirubuhkan guna membangun Masjid Istiqlal di bekas reruntuhan lokasinya.

Dulunya di taman ini terdapat Monumen Waterloo atay Atjeh Monument untuk mengenang para serdadu Belanda yang tewas selama Perang Aceh. Uniknya, taman yang dibangun Daendels ini terletak di dekat Kali Ciliwung yang saat itu masih bersih (tidak kotor seperti sekarang) sampai-sampai terdengar gemericik air yang menyegarkan kala berjalan-jalan di situ.

3. Hotel Des Indes

hotel des indes
Hotel Des Indes didirikan pada tahun 1856 dan pernah menjadi saksi sejarah di tanggal 7 Mei 1949 sebab di hotel ini terjadi penandatanganan Perjanjian Roem-Royen antara Indonesia dan Belanda. Perjanjian ini sangat penting karena menandakan dimulainya babak penghentian Agresi Militer Belanda di Yogyakarta dan menjadi gerbang menuju Konferensi Meja Bundar di mana Belanda mengakui kedaulatan Negara Indonesia.
Penamaan Hotel Des Indes disebut-sebut merupakan usulan dari Douwes Dekker. Hotel ini terkenal karena kemewahannya, bahkan Alfred Russel Wallace, salah satu ilmuwan evolusi dunia sebelum Charles Darwin, pernah menginap di hotel ini untuk penelitian di Indonesia. Sayangnya di tahun 1971 hotel bersejarah ini dirubuhkan untuk dibangun Kompleks Pertokoan Duta Merlin.

Baca Juga : Beberapa Bangunan Bersejarah Di Indonesia Yang Diakui Dunia

4. Gedung Kerapatan Deli
Kota Medan dulunya merupakan ibukota Kabupaten Deli Serdang sebelum dipindahkan ke Lubuk Pakam. Kantor Bupati Deli Serdang menempati Gedung Kerapatan yang berfungsi sebagai ruang kerja Sultan dan juga sebagai lembaga peradilan bagi orang-orang yang tidak tunduk kepada hokum Kolonial Belanda.

Gedung ini dibangun pada masa kekuasaan Sultan Ma’mun Al Rasyid Alamsyah pada tahun 1906. Gedung Balai Kerapatan terletak tepat di depan Istana Maimun yang sekarang berlokasi di Jalan Brigjen. Katamso. Namun karena kebijakan Walikota Medan, Abdillah, di tahun 2004 bangunan bersejarah ini justru dirubuhkan rata dengan tanah.

5. Gereja Kubah
Pada tahun 1736 di Kota Tua Batavia pernah berdiri sebuah gereja. Gereja itu bernama Gereja Kubah atau dalam Bahasa Belanda disebut sebagai Nieuwe Hollandsche. Gereja ini dibangun oleh Christoffer Moll yang sebenarnya tidak mempunyai keahlian di bidang arsitektur. Oleh karena itu saat terjadi gempa bumi 3 tahun kemudian gereja ini mengalami kerusakan yang parah.
Kerusakan gereja ini diperparah dengan bangkrutnya VOC. Untuk itu Daendels memerintahkan supaya bangunan gereja ini dibongkar dan tanahnya dijual untuk menambah kas kompeni pada tahun 1808. Akhirnya sekarang bangunan ini sudah tidak berbekas sama sekali. Namun, jika ingin melihat miniatur bangunan Gereja Kubah sudah ada di Museum Fatahillah.

Nah, itu tadi 5 bangunan bersejarah Bangsa Indonesia yang sengaja dihancurkan baik oleh pemiliknya maupun karena kebijakan pemerintah. Di zaman modern seperti ini memang kebutuhan manusia semakin meningkat. Namun tidak arif rasanya jika peninggalan-peninggalan bersejarah justru menjadi korban atas cepatnya laju modernisasi. Sadar atau tidak sadar, bangunan itu adalah hak bagi generasi penerus bangsa karena mereka lah yang akan mewarisi peninggalan itu sebagai suatu kebesaran sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Beberapa-Bangunan-Bersejarah-Di-Indonesia-Yang-Diakui-Dunia Beberapa-Bangunan-Bersejarah-Di-Indonesia-Yang-Diakui-Dunia

bangunanbersejarah –  Indonesia adalah negara yang sudah berdiri untuk waktu yang cukup lama. Dalam kurun waktu yang sangat panjang hingga negara ini didirikan, banyak sekali bangunan bersejarah dengan nilai historis yang tinggi serta arsitektur yang menawan. Lantas, tidak aneh jika bangunan-bangunan ini dikenal hingga ke mancanegara.

Berbagai unsur budaya, ras, serta agama melahirkan desain unik yang membuat bangunan-bangunan ini memilik desain yang beraga. Mulai dari Candi Borobudur hingga Gereja Katredal, bangunan-bangunan ini memiliki latar belakang tersendiri yang membuatnya menjadi terkenal seperti sekarang.

Langsung saja yuk disimak ulasan lebih lengkapnya!

Bangunan Bersejarah Terpopuler di Indonesia

1. Candi Borobudur

Lokasi-Candi-Borobudur

Ngomong-ngomong soal bangunan bersejarah, tentunya wajib sekali untuk memasukkan Candi Borobudur ke dalam daftar ini.

Candi yang merupakan peninggalan umat Budha ini dinobatkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Dibangun di era Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra pada tahun 825 SM, situs ini merupakan candi terbesar di dunia dengan tinggi 42 meter.

Arsitek dari candi ini, Gunadharma, memahat 2672 panel relief yang panjangnya mencapai 6 km.

2. Candi Prambanan

Candi_Prambanan

Selain Candi Borobudur, Candi Prambanan yang merupakan peninggalan dari Dinasti Sanjaya adalah situs yang tentunya harus masuk ke dalam daftar ini.

Dikenal dengan nama lain, yakni kompleks seribu candi, Prambanan memiliki candi utama dengan tinggi 47 meter, seolah ingin menandingi Candi Borobudur.

Pembangunan dari candi yang dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini merupakan lambang pemujaan untuk Dewa Siwa.

3. Lawang Sewu

lawang-sewu
Lawang Sewu merupakan bangunan bersejarah peninggalan dari era penjajahan Belanda yang sampai sekarang masih berdiri di Semarang.

Sempat digunakan sebagai Kantor Perusahaan Kereta Api Hindia Timur, sekarang bangunan ini berfungsi sebagai tempat wisata eksotik yang diminati oleh banyak wisatawan.

Meskipun namanya secara harfiah berarti seribu pintu, tidak serta-merta jumlah pintu dari bangunan yang didirikan pada tahun 1907 ini sesuai dengan namanya.

Baca Juga : 5 Bangunan Bersejarah di Bahrain

4. Kelenteng Sam Po Kong

Dahulu, Kelenteng Sam Po Kong dikenal sebagai Gedung Batu karena tampilannya yang terlihat seperti gua besar di sebuah bukit batu.

Gedung Batu atau Kedong Batu sendiri merupakan tumpukan batu alam untuk membendung Sungai Kaligarang di abad 15.

Sebagai bangunan bekas peninggalan dari Laksamana Cheng Ho, sekarang tempat ini lebih difungsikan sebagai tempat pemujaan dan peringatan di Semarang.

5. Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta merupakan istana resmi Kesultanan Yogyakarta yang sekarang berfungsi sebagai rumah sultan yang masih menjalankan tradisi kesultanan hingga sekarang.

Sebagian dari kompleks keraton ini digunakan untuk menyimpan bermacam-macam koleksi kesultanan.

Beberapa di antaranya seperti pemberian dari bangsawan Eropa hingga replika pusaka dan gamelan.

Dengan desain arsitektur yang mengagumkan, bangunan ini disebut sebagai salah satu istana khas Jawa dengan tampilan terbaik.

6. Pura Besaki

Pura yang berdiri megah di ketinggian 915 kaki di kaki Gunung Agung ini terlihat mengagumkan dengan gaya arsitektur khas Bali yang sangat distingtif.

Bangunan yang dibangun sejak abad ke-10 Masehi ini menjadi pusat kegiatan spiritual Hindu Dharma di Pulau Dewata.

Dengan segala fitur yang dimiliki Pura Besakih, tidak aneh jika situs ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Budaya UNESCO sejak selamat dari erupsi Gunung Agung pada tahun 1963.

7. Gereja Katredal

Memiliki tinggi mencapai 60 m, Gereja Katredal terletak bersebalahan dengan Masjid Istiqlal.

Kehadiran gereja yang berdiri sejak tahun 1891 ini, menggantikan bangunan gereja yang runtuh di era Belanda.

Bangunan yang mengusung gaya arsitektur neo-gotik ini dibangun dengan dana sebesar 628 ribu gulden yang berasal dari jemaat pada kala itu.

Karena memilih material terbaik, bangunan yang diarsiteki oleh Pastor Antonius ini bisa berdiri kokoh hingga sekarang.

5-Bangunan-Yang-Sudah-Tua-dan-Bersejarah-di-Indonesia 5-Bangunan-Yang-Sudah-Tua-dan-Bersejarah-di-Indonesia

bangunanbersejarah – Selain kaya akan sumber daya alam, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki banyak sejarah, mulai dari sejarah budaya, kuliner, tempat, dan arsitektur bangunan.

Nah, berkaitan dengan bangunan bersejarah yang ada di Indonesia, berikut ini beberapa di antaranya:

1. Istana Maimun

Istana-Maimun

Ini adalah salah satu bangunan tua dan bersejarah yang ada di kota Medan, Sumatera Utara. Letaknya di kawasan Jalan Brigjend Katamso, Sukaraja dan dibangun sekitar tahun 1888. Bangunan Kerajaan Melayu ini merupakan warisan dari Sultan Deli Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah.

Bangunan bersejarah ini identik dengan warna kuning. Di bagian depan balairung istana, ada sebuah prasasti bertuliskan huruf Latin, berbahasa Belanda. Atap istana ini seperti gaya bangunan Persia.

2. Batavia Cafe

Batavia Cafe dibangun sejak tahun 1805. Awalnya, tempat ini dijadikan sebagai kantor administrasi pada masa pemerintahan VOC Belanda. Hingga sekarang, bangunan ini masih berdiri kokoh di kawasan Wisata Kota Tua Jakarta, tepatnya di depan Museum Fatahillah.

Baca Juga : Bangunan Bersejarah Di Inggris

3. Benteng Vredeburg

Benteng-Vredeburg

Bangunan tua bersejarah berikutnya ada di Yogyakarta yaitu Benteng Vredeburg yang berdiri dari zaman penjajahan Belanda. Lokasi benteng ini pun di kawasan titik nol kilometer Yogyakarta atau kawasan Malioboro. Konon katanya, tempat ini dulunya sebagai tempat untuk menyiksa para pejuang ketika zaman penjajahan Belanda.

4. Benteng Rotterdam

Benteng-Rottderdam

Namanya pasti sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Makassar. Ya, benteng tua ini terletak di Sulawesi Selatan, Makassar dan dibangun oleh warga lokal. Benteng ini sempat menjadi perebutan ketika Kerajaan Gowa-Tallo berperang. Kini, Benteng Rotterdam dikelola oleh pemerintah setempat dan dijadikan situs bersejarah untuk publik.

5. Lawang Sewu

Bangunan ini terletak di kawasan Simpang Lima, kota Semarang. Diberi nama Lawang Sewu yang artinya seribu pintu. Namun, bukan berarti ada 1.000 pintu di bangunan ini, melainkan karena dulu bangunan ini dikenal dengan jumlah pintunya yang banyak.

Sebelum menjadi salah satu gedung yang dilindungi oleh Pemerintah Kota Semarang, Lawang Sewu adalah kantor perusahaan kereta api Belanda, NV Nederlandsch Indische Spoorweg Mastshappij (NIS). Bangunan ini dirancang oleh arsitek Prof. Jacob K. Klinkhamer dan B.J.Oudang.

Bangunan Seram Menurut Citra Prima Bangunan Seram Menurut Citra Prima

bangunanbersejarah.com Bangunan seram menjadi bumbu cerita para traveler ketika bertualang. Menurut Citra Prima, parapsycholog sekaligus presenter ‘Masih Dunia Lain’, ada beberapa bangunan di Indonesia yang seram dan bikin penasaran. Indonesia adalah negara yang tepat untuk traveler pecinta wisata horor. Betapa tidak, Indonesia punya beberapa bangunan seram yang konon dihuni mahluk astral. Parapsycholog sekaligus presenter ‘Masih Dunia Lain’ Trans7, Citra Prima punya opini sendiri soal bangunan seram di Indonesia. Menurutnya, hampir semua bangunan yang didatangi program ‘Masih Dunia Lain’ adalah seram dan berhantu.

Ada beberapa bangunan seram di Indonesia yang suasana mistisnya membekas di pikiran Citra. Pertama adalah bekas Hotel Skygarden di kawasan Gombel, Semarang. Hotel 2 lantai itu terkenal di kalangan pejalan tahun 1980-an, namun akhirnya bangkrut dan terbengkalai. Tak sampai di situ, lampu syuting juga sempat pecah. Beberapa penampakan pun tertangkap kamera. Bersama kru ‘Masih Dunia Lain’, Citra Prima pernah menyambangi sebuah rumah yang konon bekas tempat tinggal dukun santet. Rumah tersebut berada di sebuah desa terpencil di Jember, Jawa Timur. Kisahnya, dukun tersebut memelihara banyak jin di rumahnya. Namun akhirnya si dukun meninggal secara tragis sekaligus misterius, kemudian dimakamkan di depan rumahnya. Kesan antik dan beraura mistis, justru menjadi nilai lebih dan daya kharisma banyak hotel legendaris di dunia yang menarik perhatian wisatawan. Di Indonesia juga ada yang semacam itu. Menurut Citra, Hotel Tugu di Malang punya aura semacam itu di The Sugar Baron Room. Ada lukisan hitam putih tersebut bergambar seorang wanita cantik berambut panjang sedang berdiri di depan cermin. Rambutnya terurai sampai lutut, dan tatapannya seakan hidup. Ini adalah lukisan Oei Hui Lan, putri pria terkaya di Asia Tenggara abad ke-19. Kata Citra, tak diketahui siapa yang melukisnya sampai sekarang.

Dalam arsitektur renaissance, denah bangunan sangat terikat pada dalil-dalil yang sistematik, seperti bentuk simetri, kejelasan dan teraturan bentuk. Teknik konstruksi yang rumit dihindari. Kubah arsitektur renaissance merupakan ciri khas yang menyolok, yang banyak diterapkan pada bangunan-bangunan gereja. Kubah ini merupakan bentuk baru yang dibangun di atas bangunan yang berbentuk silinder, yang menjadi bagian penting dengan hiasan-hiasan tiang, jendela-jendela, dan sebagainya. Gereja Santo Petrus dapat dikatakan sebagai karya arsitektur gereja hasil pandangan intelektualitas arsitek-arsitek renaissance, yang telah membuat pembagian denah dan pembagian detail-detail tampak bangunan yang teratur, sehingga keindahan arsitekturnya dapat dimengerti melalui pikiran yang tenang dan teratur. Kapel Sistina adalah bangunan batu persegi-empat yang tinggi. Bagian luarnya tidak dihiasi dengan hiasan-hiasan arsitektur atau dekoratif seperti yang biasanya ada di banyak gereja-gereja zaman Abad Pertengahan dan Renaissance di Italia. Bangunan ini tidak memiliki facade bagian luar ataupun pintu gerbang yang dapat digunakan untuk prosesi arak-arakan karena jalan masuk selalu lewat ruang-ruang dalam di lingkungan Istana Kepausan. Ruangan dalamnya dibagi menjadi tiga lantai dengan bagian paling bawahnya berukuran sangat luas dan ditopang oleh ruang bawah tanah berbentuk setengah lingkaran yang sangat kokoh, dilengkapi juga dengan beberapa jendela dan sebuah pintu untuk menuju ke halaman luar.

Bagian atasnya adalah ruangan utama, yakni Kapel itu sendiri, dengan ukuran dalamnya adalah panjang 40,9 meter (134 kaki) dan lebar 13,4 meter (44 kaki) sesuai dengan ukuran Kuil Solomon seperti yang ada di dalam Perjanjian Lama. Langit-langit yang melengkung berbentuk kubah memiliki ketinggian 20,7 meter (68 kaki) dari lantai. Bangunan ini memiliki enam jendela berbentuk melengkung di kedua sisinya dan dua jendela dengan bentuk yang sama di bagian depan dan belakangnya. Beberapa jendela ini telah ditutup, namun kapelnya masih dapat dimasuki. Di atas langit-langit yang melengkung terdapat lantai tiga bangunan dengan kamar-kamar untuk para penjaga. Di lantai ini dibangun jalan terbuka yang mengelilingi bangunan yang ditopang oleh sirip-sirip fondasi yang muncul menggantung dari tembok. Jalan terbuka ini telah dilindungi dengan atap karena kerap kali menjadi sumber masuknya air ke kubah kapel. Kerusakan dan keretakan di Kapel Maggiore memaksa kapel yang baru untuk membangun penopang yang sangat besar untuk menyokong dinding-dinding luar. Dibangunnya bangunan-bangunan lain di sekitarnya telah menyebabkan perubahan pada tampilan luar Kapel Sistina ini.

Baca Juga :Bangunan Megah Dan Bersejarah Turki

Desain interior gereja Vatikan memiliki interior yang sangat megah dan melambangkan keagungan Tuhan. Interior gereja vatikan berdesain elegan dan didominasi oleh warna putih. Didalam gereja tersebut, terdapat banyak patung-patung figure Alkitab. Sesuai dengan namanya, di dalam gereja Vatikan terdapat patung Santo Petrus dan juga kuburan santo Petrus. Dalam gereja ini terdapat berbagai hiasan-hiasan di atas kubah-kubah gereja. Kubah gereja tersebut terdapat fresco-fresco atau lukisan yang indah ciptaan beberapa pelukis terkenal seperti Michaelangelo yang terkenal sebagai seniman yang lahir di er renaissance. Karena gereja ini dibangun pada era renaissance maka, banyak patung dan lukisan-lukisan sebagai pemanis dari interior gereja tersebut. Seperti juga kebanyakan bangunan yang diukur secara internal, ukuran pastinya sulit untuk didapatkan, namun perbandingan umum dari ukuran kapel ini dapat diperkirakan dengan cukup akurat. Panjang bangunan ini adalah ukuran dasarnya, dibagi tiga untuk memperoleh ukuran lebar bangunan dan dibagi dua untuk memperoleh ukuran tinggi bangunan. Sehingga terciptalah rasio 6:2:3 untuk panjang, lebar dan tinggi bangunan. Dengan menggunakan rasio tersebut, terdapat enam jendela di tiap sisi bangunan dan dua jendela di bagian depan dan belakang bangunan. Selembar penyekat yang memisahkan kapel sebenarnya diletakkan tepat di tengah-tengah antara dinding altar dan pintu masuk, namun hal ini telah berubah. Ukuran perbandingan yang jelas merupakan ciri khas arsitektur Renaissance dan mencerminkan berkembangnya ketertarikan terhadap warisan klasik Romawi. Michelangelo antara tahun 1535-1541, setelah Jatuhnya Roma tahun 1527 oleh para tentara bayaran dari Kekaisaran Romawi Suci, yang secara efektif mengakhiri zaman Renaissance Romawi, tak lama sebelum Konsili Trento.

Bangunan Bersejarah Di Lawang Bangunan Bersejarah Di Lawang

bangunanbersejarah.com Beberapa waktu lalu Lawang terpilih menjadi salah satu destinasi wisata di Wonderful Indonesia dan menyelenggarakan Festival Lawang Kota Tua. Hal ini dikarenakan banyaknya bangunan bersejarah Lawang. Ada kurang lebih 300 bangunan tua peninggalan masa kolonial di kota Lawang. Sebagian besar masih dengan bentuk aslinya, sebagian lagi sudah dipugar. Teman traveler yang menyukai wisata heritage wajib datang berkunjung ke Lawang dan menjelajahi berbagai bangunan tua yang ada di sini. Berikut adalah beberapa bangunan bersejarah yang jadi ikon di kota Lawang. Gereja Jago terletak di Jalan Argopuro Nomor 24. Dari prasasti yang masih tertancap di gedung tersebut, terlihat bahwa gereja itu sudah dibangun sejak tahun 1918. Sebelum ada Gereja Jago ini, umat Katolik zaman Belanda harus beribadah ke Pasuruan atau ke Kayutangan. Gereja Jago memiliki nama asli Onbevlekt Ontvangene Moeder van God. Gereja ini dibangun dengan mengedepankan unsur etnik dan menggunakan atap yang tinggi, khas bangunan Eropa. Stasiun Lawang adalah stasiun kereta api peninggalan zaman Belanda. Berdiri pada tahun 1887, menjadikan stasiun ini bangunan tertua di kota Lawang. Bangunan stasiunnya sendiri masih bercorak khas Belanda.

Stasiun Lawang terletak di Jl. Stasiun Lawang merupakan stasiun tertinggi di Daerah Operasi (Daop) VIII Surabaya karena berada di ketinggian ±491 meter diatas permukaan laut (mdpl) dan merupakan stasiun kelas I. Lokasinya berada di depan kantor kecamatan Lawang yang berada di sisi jalan utama Malang-Surabaya. 3. Rumah Sakit Jiwa Dr. Rumah Sakit Jiwa Lawang dibuka secara resmi pada tanggal 23 Juni 1902 dengan nama Krankzinnigengestichte Lawang. Pengerjaan mendirikan rumah sakit ini dimulai tahun 1884 berdasarkan Surat Keputusan Kerajaan Belanda tertanggal 20 Desember 1865 No.100. Hal ini menjadikan RSJ Lawang sebagai Rumah Sakit tertua kedua di Indonesia. RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat ini terletak di Jl. Jend A Yani, Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Pada masa perang, RSJ ini pernah menjadi markas Tentara Belanda karena daerah tersebut adalah pintu masuknya serangan ke Malang. Sementara pada masa Jepang, fungsi RS ini tidak berjalan dengan baik karena banyak tenaga kerja yang merupakan warga Belanda ditangkap. Griya Bina adalah gedung pertemuan yang dibangun pemerintah kolonial Belanda. Terletak di Jalan Diponegoro Nomor 399, bangunan bersejarah Lawang ini masih berdiri kokoh hingga sekarang. Griya Bina saat ini banyak difungsikan sebagai tempat pernikahan. Itu dia empat rekomendasi bangunan bersejarah Lawang dari travelingyuk buat teman traveler. Jangan lupa untuk berkunjung ke Lawang ya!

Alat ini digunakan untuk menggali muatannya sendiri, lalu mengangkut ke tempat yang ditentukan, kemudian muatan itu disebagkan dan diratakan. 2,5 mm pula. Scrapper dapat digunakan untuk memotong lereng tanggul atau lereng bendungan, menggali tanah yang terdapat diantara bangunan beton, meratakan jalan raya atau lapangan terbang. Efisiensi penggunaan Scrapper tergantung pada: (1) kedalaman tanah yang digali, (2) kondisi mesin, dan (3) operator yang bekerja. 2) Scrapper yang memiliki mesin penggerak sendiri (Self Propelled Scrappers). Down Scrapper Tractor adalah jenis Scrapper kuno, Scrapper ini bekerja dengan ditarik oleh Buldoser atau traktor sehingga punya kapasitas produksi yang kecil, sebab gerakan Buldoser sebagai alat penarik sangat lamban, dan jarak angkut yang ekonomis kurang dari 67 m. Self Propelled Scrappers adalah jenis Scrapper yang modern dan saat ini banyak digunakan. Scrapper ini memiliki mesin penggerak khusus sehingga gerakannya gesit dan lincah. 5 km) efektivitasnya dapat menyaingi truck, baik itu dalam produksi beaya tiap ton (m3) maupun kecepatannya. Articulated Dump Truck, disingkat ADT, digunakan untuk memindahkan dan membuang material dengan kapasitas terbatas dan kondisi jalan berlumpur.

Mesin ini merupakan wheel loader yang dilengkapi dengan blade, dimana kegunaanya hampir sama dengan dozer. Track Type Loader digunakan untuk memuat material, sama halnya dengan wheel loader, hanya saja menggunakan track dan kapasitasnya lebih kecil. Loader adalah alat pemuat hasil galian/ gusuran dari alat berat lainnya seperti Buldoser, Grader dan sejenisnya. Pada prinsipnya Loader merupakan alat pembantu untuk menngangkut material dari tempat-tempat penimbunan ke alat pengangkut lain. Selain itu Loader dapat digunakan sebagai alat pembersih lokasi (Cleaning) yang ringan, untuk menggusur bongkaran, menggusur tonggaktonggak kayu kecil, menggali pondasi basement dan lain-lain. Loader merupakan alat pengangkut material dalam jarak pendek, bila digunakan sebagai alat pengangkut maka Loader dapat bekerja lebih aik dari Buldoser, sebab dengan menggunakan Loader tak ada material yang tercecer. 2) Loader dengan roda karet (Wheel Loader). Dalam pemilihan Loader sebagai alat pengangkut, hal yang perlu diperhitungkan adalah beban harus diperhitungkan jangan sampai berat muatan melebihi berat dari loader itu sendiri, sebab ada kemungkinan Loader dapat terjungkal ke depan, lebihlebih jika digunakan Wheel Loader. Kegunaan dari Wheel Loader adalah untuk memuat material ke dalam ADT atau OHT. Pada wheel loader kecil dan menengah, bisa juga digunakan untuk aplikasi lainnya (tergantung dari attachment yang digunakan) seperti : WHA (Waste Handling Arrangement) Integrated Toolcarrier, Forklift dan sebagainya. Track Type Tractor atau Bulldozer atau Dozer adalah alat yang dirancang untuk mendorong material, meratakan atau menyebarkan material, mengupas permukaan tanah dan penggunaan lainnya yang sesuai. Penggunaan Telehandler tergantung dari attachment yang dipasangkan pada mesin tersebut. Misalnya bisa digunakan sebagai forklift dengan daya jangkau yang lebih jauh.

Baca Juga :Bangunan Bersejarah Dan Angker Di Dunia

Selain itu juga memiliki menara pengawas di keempat sudutnya dan tempat yang memungkinkan tentara Belanda agar bisa berjalan berkeliling sambil berjaga dan melepaskan tembakan jika kondisi tidak aman. Kini Benteng Vredeburg dialihkan menjadi museum. Istana Maimun adalah istana Kesultanan Deli yang menjadi salah satu ikon kota Medan, Sumatera Utara. Memadukan unsur Islam, India, Melayu dan Spanyol. Dirancang oleh arsitek Italia dan didirikan oleh Sultan Deli yang bernama Sultan Mahmud Al Rasyid. Luasnya sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan. Istana Maimun terdiri dari dua lantai dan memiliki tiga bagian bangunan yaitu bangunan induk, bangunan sayap kanan dan bangunan sayap kiri. Istana Maimun ini menghadap ke arah utara. Di sisi depan ada Masjid Raya Medan. Taman Sari ini dulunya adalah tempat rekreasi untuk para keluarga kerajaan. Selain jadi tempat rekreasi, tempat ini juga digunakan untuk benteng pertahanan yang sudah berdiri sejak zaman penjajahan. Istana Air Taman Sari ini didirikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I. Taman Sari sekarang telah menjadi salah satu tempat wisata sekaligus cagar budaya yang telah dilestarikan, dijaga dan dirawat sampai saat ini. Jika anda berkunjung ke tempat ini, anda akan menemukan kolam pemandian, danau dan pulau buatan, jembatan gantung dan taman.

Bangunan Bersejarah Di Semarang Bangunan Bersejarah Di Semarang

bangunanbersejarah.com Provinsi Jawa Tengah memang dipenuhi berbagai macam kota yang menarik perhatian. Salah satunya Semarang. Kota ini punya banyak bangunan bersejarah yang akan mengantarkan Anda kembali menuju ke masa kolonial dulu. Suasana kotanya yang lengang dan gedung-gedung tua yang menjulang menjadikan Semarang sebagai tempat yang tepat untuk menghabiskan liburan.

Berikut ada 4 bangunan yang tidak boleh terlewatkan kalau main ke sini, simak ya! Jangan mengaku pernah ke Semarang kalau belum mengunjungi Lawang Sewu. Bangunan megah yang berdiri di Kompleks Tugu Muda ini menyimpan banyak cerita historis. Dulu Lawang Sewu adalah tempat berlangsungnya Pertempuran Lima Hari yang terjadi di tahun 1945. Banyak warga Semarang menganggap bangunan ini punya nilai magis. Interiornya yang punya banyak jendela seolah mengundang turis untuk datang mengunjunginya. Beralih ke kawasan Kota Lama, Anda akan melihat sebuah gereja dengan arsitektur neo gotic yang mengundang perhatian. Namanya Gereja Blenduk. Meskipun ini tempat beribadah, Anda juga boleh mengunjunginya untuk melihat betapa keren bangunan yang satu ini. Gereja Blenduk dibangun pada tahun 1753. Dulu bentuknya belum seperti saat ini melainkan rumah panggung Jawa biasa. Di tahun 1894, Gereja Blenduk dipugar dan jadilah seperti yang sekarang Anda saksikan. Bentuk atapnya yang mirip kubah masjid membuat mata ingin tahu bagaimana interior di dalamnya.

Pada umumnya mampu mendukun beban atap sampai dengan 10 m. Sebagai pendukung atap, dengan sistem frame work atau lengkung dapar mendukung beban atap sampai beban atap sampai dengan bentang 75 m, seperti pada hanggar pesawat, stadion olahraga, bangunan pabrik, dan lain-lain. Dapat digunakan pada atap dengan bentang sekitar 10 hingga 12 m. Pada dasarnya konstruksi kuda-kuda terdiri dari rangkaian batang yang selalu membentuk segitiga. Kuda-kuda diletakkan di atas dua tembok selaku tumpuannya. Perlu diperhatikan bahwa tembok diusahakan tidak menerima gaya horizontal maupun momen, karena tembok hanya mampu menerima beban vertikal saja. Kuda-kuda diperhitungkan mampu mendukung beban-beban atap dalam satu luasan atap tertentu. Beban-beban yang dihitung adalah beban mati (yaitu berat penutup atap, reng, usuk, gording, kuda-kuda) dan beban hidup (angin, air hujan, orang pada saat memasang/memperbaiki atap). Digunakan pada bangunan rumah bentang sekitar 3 sampai dengan 4 meter, bahannya dari kayu, atau beton bertulang. Untuk bentang sekitar 4 sampai dengan 8 meter, bahan dari kayu atau beton bertulang. Untuk bentang 9 sampai dengan 16 meter, bahan dari baj (double angle). Bentang maksimal sekitar 20 meter, bahan dari baja (double angle) dan kuda-kuda atap sebagai loteng, bahan dari kayu.

Kuda-kuda sistem knock down merupakan terobosan baru untuk mendirikan rumah instan. Bentuk kuda-kuda sangat sederhana dan terbuat dari papan. Tipe kuda-kuda tersebut diperkenalkan dalam rangka pendirian rumah untuk korban bencana alam yang terjadi di aceh tanggal 26 desember 2004 dan dikenal dengan rumah tipe RI-A. Beban mati merupakan berat sendiri bangunan yang senantiasa bekerja sepanjang waktu selama bangunan tersebut ada atau sepanjang umur bangunan. Pada perhitungan berat sendiri ini, seorang analisis struktur tidak mungkin dapat menghitung secara tepat seluruh elemen yang ada dalam konstruksi, seperti berat plafond, pipa-pipa ducting, dan lain-lain. Beban hidup adalah berat dari penghuni dan atau barang-barang yang dapat berpindah, yang bukan merupakan bagian dari bangunan. Beban gravitasi pada bangunan yang berupa beban mati dan beban hidup ini akan diterima oleh lantai dan atap bangunan, kemudian didistribusikan ke balok anak dan balok induk. Setelah itu akan diteruskan ke kolom dan ke pondasi. Bentuk pendistribusian beban dari plat terhadap balok dalam bentuk trapesium maupun segitiga dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Gambar : Distribusi Beban Pada Balok. Beban gempa adalah besarnya getaran yang terjadi di dalam struktur rangka bangunan akibat adanya pergerakan tanah oleh gempa. ·

Analisis ini adalah suatu cara analisa struktur, dimana pengaruh gempa pada struktur dianggap sebagai beban statik horizontal untuk menirukan pengaruh gempa yang sesungguhnya akibat gerakan tanah. Metode ini digunakan untuk bangunan struktur yang beraturan dengan ketinggian tidak lebih dari 40 m. · Analisis Dinamik (Dynamic Analysis). · Metode ini digunakan untuk bangunan dengan struktur yang tidak beraturan. Analisa Ragam Spektrum Respons adalah Suatu cara analisa dinamik struktur, dimana suatu model dari matematik struktur diberlakukan suatu spektrum respons gempa rencana, dan berdasarkan itu ditentukan respons struktur terhadap gempa rencana tersebut. Analisa Respons Riwayat Waktu adalah suatu cara analisa dinamik struktur, dimana suatu model matematik dari struktur dikenakan riwayat waktu dari gempa-gempa hasil pencatatan atau gempa-gempa tiruan terhadap riwayat waktu dari respons struktur ditentukan. Beban angin adalah beban yang bekerja pada bangunan atau bagiannya karena adanya selisih tekanan udara (hembusan angin kencang). Beban akibat temperatur ini perlu diperhitungkan jika letak bangunannya berada di daerah yang perbedaan temperaturnya sangat tinggi. Beban konstruksi ini timbul pada saat pelaksanaan pembangunan fisik gedung. 2. Struktur atas ini terdiri atas kolom, pelat/lantai, balok,dinding geser dan tangga, yang masing-masing mempunyai peran yang sangat penting. § Dalam pembuatan suatu gedung, selain memperhatikan faktor struktur bagian bawah, juga harus memperhatikan struktur gedung bagian bawah. § Suatu bangunan gedung beton bertulang yang berlantai banyak sangat rawan terhadap keruntuhan jika tidak direncanakan dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan suatu perencanaan struktur yang tepat dan teliti agar dapat memenuhi kriteria kekuatan (strenght), kenyamanan (serviceability), keselamatan (safety), dan umur rencana bangunan (durability). A.G Tamrin.2008. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung jilid 2 untuk SMK.

Baca Juga :Bangunan Menyeramkan Dari Kota Batam

5. Penetapan tarif sewa tanah dilakukan oleh Pemerintah untuk menjamin keterjangkauan harga jual sarusun umum bagi Masyarakat berpenghasilan Rendah (MBR). 1. Dalam hal tanah bersamanya adalah menyewa tanah BMN atau tanah wakaf, maka tidak diterbitkan SHM Sarusun, karena sistem kepemilikan SHM mengandung kepemilikan bersama terhadap tanahnya, yaitu terkandung dalam besarnya Nilai Perbandingan Proporsional (NPP), untuk itu diterbitkan SKBG, didalam SKBG tidak terkandung pemilikan atas tanah, karena tanahnya tetap menjadi tanah wakaf atau tanah BMN pemilik SKBG hanya menyewa. Hal tersebut tetap menjamin sahnya tanah bersama , namun tidak dimiliki tetapi disewa,dimana perbuatan hukum sewa menyewa tersebut dicata dalam buku tanah dan sertipikat tanah BMN/BMD atau tanah wakaf. Sebagaimana diuraikan diatas , bahwa pasal 5 UUPA melandasi hukum tanah nasional kita berdasarkan hukum adat, yang didalamnya mengatur azas pemisahan horizontal, dimana pemilik tanah tidak serta merta menjadi pemilik bangunan, artinya boleh seseorangan atau badan hukum mendirikan bangunan diatas tanah yang bukan miliknya atau tanah orang lain, berdasarkan kesepakatan/ perjanjian dengan pemilik tanah. Nah UU Rusun mengatur hal tersebut dimana rumah susun itu didirikan diatas tanah BMN/BMD atau tanah wakaf, dengan perjanjian sewa menyewa.

Bangunan Menyeramkan Dari Kota Batam Bangunan Menyeramkan Dari Kota Batam

bangunanbersejarah.comTerutama bangunan-bangunan itu di tengah-tengah kota. Bangunan bekas tersebut terkesan angker. Beberapa diantaranya dibiarkan lapuk dan dimakan rayap hingga belasan tahun. Bangunan-bangunan itu diantaranya eks hotel, mal, serta pasar. Saat ini bangunan-bangunan itu cukup menyeramkan. Apalagi posisinya berada di tengah kota Batam.

Kumuh dan menyeramkan. Begitulah kesan ketika pertama kali melihat bangunan Pasar Induk Jodoh. Bangunan tersebut dibangun pada 2004 dengan nilai sekitar Rp30 miliar. Sejak dibangun, anehnya bangunan milik Pemko Batam itu dibiarkan begitu saja alias tak pernah dihuni. Sedianya tempat itu menjadi lokasi relokasi pedagang. Saat ini bangunannya sudah rapuh dan kotor di sana sini. Bila malam bangunan ini tampak menyeramkan. Bangunan eks Hotel Nan Tongga Jodoh ini berada tak jauh dari Pasar Induk Jodoh. Persisnya di depan Hotel Pacific Palace. Bangunan ini cukup menyeramkan. Apalagi bekas hotel ini tak pernah lagi ditunggui sejak sepuluh tahunan silam. Kondisinya dibiarkan begitu saja. Eks hotel yang terletak di Jl Duyung. Dilihat dari namanya serta informasi yang ada, bangunan itu milik seorang pengusaha asal Padang, Sumatera Barat.

Tampak dari luar kondisi bangunan yang sudah tak terawat. Beberapa bagian bangunan juga sudah lapuk. Bangunan itu dibiarkan begitu saja. Menurut cerita, hotel ini tutup karena pemilik berpikir bahwa bisnis hotel hanya mendatangkan maksiat. Konon katanya pemilik juga tidak mau menjual gedung ini kepada siapapun yang ingin membelinya. Belasan tahun bangunan yang bercorak sebuah bangunan hotel di Penuin Baloi, Kecamatan Lubuk Baja, dibiarkan begitu saja. Bangunan tersebut tak pernah kelar meski sudah dibangun sejak belasan tahun silam. Informasinya, bangunan itu akan dibangun hotel. Namun hingga sekarang pembangunan itu terbengkalai. Bahkan terkesan bangunan tersebut justru menyeramkan. Informasinya, di sana selalu memakan korban jiwa saat dikerjakan. Eks BIP Mall di seputaran Baloi ini sudah lama kosong. Sempat beroperasi selama sekitar dua tahun, BIP Mall lalu tumbang. Mal tersebut sempat beroperasi pada tahun 2005 lalu dan tutup sekitar tahun 2006. Di sana diisi toko-toko elektronik, namun karena kalah saing, akhirnya tutup. Saat ini bangunan itu dibiarkan terbengkalai begitu saja.

Ada pula jembatan Cordoba yang membentang diatas sungai Al-Wadi al kabir. Jembatan ini dikenal dengan nama Al-Jisr dan Qantharah Ad-Adhr. Panjangnya sekitar 400 m, lebar 40 m dan tingginya 30 m. Jembatan ini dibangun pada saat manusia belum mengenal sarana transportasi kecuali binatang. Orang Arab menyebutnya Asbiliya, kota ini merupakan salah satu saksi kejayaan Islam. Ada beberapa bangunan yang sangat kental dengan arsitektur Islam. Pertama, Menara Giralda. Giralda merupakan salah satu menara terindah di benua Eropa. Menara ini dulunya adalah minaret atau menara Masjid yang kini beralih fungsi sebagai menara lonceng Katedral Sevilla. Kemudian ada Alcazar Sevila yang lokasinya tak jauh dari menara La Giralda. Bangunan spektakuler ini ornament dindingnya memuat skrip berbahasa Arab termasuk frasa Wa La Ghalib ill Allah artinya Tiada pemenang kecuali Allah. Arsitektur ini merupakan refleksi dari arsitektur yang sejenis di istana Alhambra. Mulanya, istana ini merupakan sebuah benteng pertahanan bangsa Moor. Ketika Dinasti Muwwahidun berkuasa, benteng pertahanan tersebut diubah menjadi kompleks tempat tinggal raja dengan penambahan beberapa bangunan.

Komplek istana raja tersebut dikenal dengan nama Al-Muwarak. Lalu, di Sevilla juga ada menara emas Torre del Oro. Sebuah menara yang dibangun sebagai tempat pengawasan untuk mempertahankan kota Sevilla dari serangan musuh. Menara emas ini mengontrol akses menuju pelabuhan kota. Torre del Oro memiliki rangkaian rantai raksasa yang menyambung dengan menara lain di seberang sungai yaitu Torre de la Plata. Rantai tersebut berguna untuk mencegah invasi kapal pasukan kerajaan Kristen masuk ke dalam kota. Toledo yang terletak di daerah otonomi Castilla la Mancha ini pernah menjadi ibukota kerajan Spanyol sebelum kedatangan bangsa Moor pada abad ke-8. Toledo pernah menjadi salah satu kota pada masa pemerintahan Islam di Spanyol. Bangsa Arab yang berkuasa di kota ini menyebut Toledo ini dengan Tulaytullah. Pada masa kekuasaan Islam, Toledo pernah dikenal dengan tingkat toleransi kehidupan beragama yang tinggi. Yahudi, Kristen dan Islam hidup berdampingan secara harmonis. Masa itu disebut dengan La Convivencia (The Coexistence). La Convivencia juga menjadikan Toledo sebagai pusat penerjemahan ilmu pengetahuan. Ilmuwan Muslim, Yahudi, dan Kristen bahu-membahu menerjemahkan beragam manuskrip ilmiah dari bahasa Arab dan bahasa Latin. Di Toledo, ada Katedral Toledo yang merupakan saksi bagi perkembangan ilmu pengetahuan di sana. Sisa-sisa manuskrip ilmiah hasil terjemahan dari ilmuwan Muslim, Yahudi dan Kristen yang tak terbakar tersimpan di dalam katedral ini. Kemudian ada juga Mezquita Cristo de la Luzz. Masjid ini dibangun pada tahun 999 M oleh bangsa Moor. Awalnya, masjid ini bernama Masjid Bab Al Mardum, mengambil nama dari gerbang kota Toledo yang letaknya 20 m dari Masjid. Lantai Masjid masih beralas tanah dengan pilar-pilar yang desainnya dipengaruhi oleh Masjid Agung Cordoba. Selain masjid tersebut, masih banyak peninggalan Islam lainnya, meskipun banyak bagian dari bangunan tersebut telah diubah. Namun, ciri khas dan arsitekturnya masih terlihat jika itu merupakan peninggalan Islam. Sumber: Abdul Syukur Al-Azizi. 2017. Sejarah Terlengkap Peradaban Islam.

Baca Juga :Bangunan Bersejarah Di Spain

Arsitektur sebagai proses awal perencanan dan perancangan ruang dan fisik bangunan harus mempertimbangkan segala aspek kehidupan dalam prosesnya. Tujuan arsitektur yang harus dipenuhi dengan baik adalah pemenuhan akan kegunaan (fungsi), kekuatan (struktur), dan keindahan (estetika). 1) Lingkungan Ruang Dalam Bangunan (Building Indoor Environment) meliputi aspek-aspek lingkungan dalam disain, analisis dan efisiensi energi, kesehatan dan kenyamanan bangunan. Kekhususan bidangnya antara lain kenyamanan termal, kualitas udara, penerangan buatan, akustik, HVAC dan sistem kontrol. 2) Building Envelope adalah suatu aplikasi yang menggambarkan semua area dari teknik bangunan, khususnya ilmu bangunan dan lingkungan ruang dalam. Bidang ini memfokuskan pada analisa dan disain selubung bangunana, meliputi ketahanan bangunan, perpindahan panas dan kelembaban serta interaksi dengan lingkungan ruang dalam. 3) Building Science menekankan pada analisis dan kontrol dari fenomena fisika yang mempengaruhi tampilan material bangunan dan sistem penutup bangunan. 4) Building Structure mempertimbangkan prinsip-prinsip mekanika struktur, perilaku material dan analisanya dan disain baja, beton bertulang, struktur bangunan kayu. 5) Manajemen Konstruksi (Construction Management) meliputi teknik konstruksi, proses konstruksi, perencanaan, penjadwalan, pengendalian proyek, pekerja dan pengaturan bangunan.

Bangunan Bersejarah Terkenal Di Medan Bangunan Bersejarah Terkenal Di Medan

bangunanbersejarah.com Berlokasi di Jl. Jend. Ahmad Yani No.2, Kesawan, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara Gedung ini menjadi salah satu icon wisata bersejarah di Sumatera Utara yang masih terawat dan masih di gunakan untuk opersional kantor di hari senin sampai sabtu maka jika kamu ingin berkunjung ke tempat ini hendaknya kamu datang di hari minggu. Gedung ini dibangun oleh David Harrison, pemilik perkebunan karet Harrison artian yang lebih terbatas oleh pihak swasta tentang manfaat ekonomis suatu investasi.

Bagi pemerintah (lembaga nonprofit) pengertian menguntungkan bisa dalam arti yang lebih relatif yaitu manfaat bagi masyarakat luas contohnya: penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan sumber daya yang melimpah di tempat tersebut, dan sebagainya. Bisa juga dikaitkan dengan penghematan devisa ataupun penambahan devisa yang diperlukan oleh pemerintah.

Kalau seseorang atau suatu pihak melihat suatu kesempatan usaha pertanyaannya apakah kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan secara ekonomis? Sebagai contoh dilakukannya studi kelayakan suatu bangunan bendungan. Tahap pelaksanaan Studi Kelayakan Pendahuluan, meliputi Pencarian informasi data perencanaan diperlukan kegiatan penyelidikan pada data-data yang akan dijadikan bahan analisis selanjutnya. Pada dasarnya kegiatan studikelayakan pendahuluan terdiri dari : pengumpulan data, dan pengujian data yang sudahterkumpul, selanjutnya diadakan perencanaan pemetaan topografi yang lebih lengkap danpenelitian geologi di beberapa tempat. Kemudian diadakan perhitungan-perhitungan teknis dan ekonomis yang masih bersifat sederhana, penentuan lokasi proyek dan desain yangsederhana pula. Kemudian selanjutnya dilakukan analisis ekonomik merupakan salah satu analisis yang digunakan pada model teknik fundamental. Unsur-unsur makro ekonomi yang biasa dianalisis melalui analisis ekonomik ini adalah faktor tingkat bunga, pendapatan yang diterapkan. Pekerjaan bangunan sipil kering pada gedung atau rumah tinggal, baik perencanaan, maupun pelaksanaanya dapat kita identifikasi dari mulai bagian atas bangunan.Konsep Perencanaan merupakan suatu rangkaian proses kegiatan menyiapkan keputusan mengenai apa yang diharapkan terjadi yang merupakan persiapan yang harus memiliki data yang bernilai sehingga dapat diwujudkan. 5) Perencanaan standar; menyangkut standar seperti SNI dan standar perhitungan yang diakui secara internasional.

Baca Juga :Bangunan Bersejarah Di Filipina

Jadi dalam pekerjaan sipil kering ini, dari mulai perencanan sampai pelaksanan sehingga terwujudnya bangunan, dapat kita identifikasi pada bagian atas sampai lantai bangunan. Sebagai panduan untuk pemahaman kita tentang pekerjaan bangunan sipil kering,  contoh kita ambil bagian bangunan rumah tinggal. 1) Seluruh pekerjaan bangunan yang bersifat kering, yang perencnaan dan pelaksanaan bangunan, tidak berhubungan langsung dengan tanah atau air. 2) Bangunan yang termasuk pad poin satu di atas, seperti; bangunan rumah tinggal, ruko, pabrik, kantor, lapangan olah raga, pasar, sekolah perkantoran, bandara, dan lain lain. 3) Bangunan transportasi jalan; jalan aspal, jalan beton dan lain sebagainya. Bangunani rumah tinggal merupakan bagunan yang saat ini banyak dikerjakan oleh ahli dan pekerja teknik sipil. Bangunan rumah tinggal secara umum termasuk pada jenis bangunan sipil kering, walaupun disana ada pekerjaan bagian pondasi, tetapi porsinya sangat sedikit, sehingga kalaupun pekerjaan pondasi bangunan rumah tinggal sederhana dapat dikelompokkan pada bangunan sipil kering.

Bangunan Bersejarah Surabaya Bangunan Bersejarah Surabaya

bangunanbersejarah.com  Selain menguasai, penjajah juga leluasa membangun gedung-gedung untuk kepentingan mereka. Tak heran bila kini banyak terdapat bangunan berumur tua berdiri di Surabaya.

Bahkan terdapat gedung yang umurnya sudah melebihi 100 tahun. Bangunan bersejarah ini merupakan warisan masa lalu yang diharapkan juga tetap menjadi bagian dari masa kini dan masa depan. Hal ini sebagai saksi dan mengingatkan nilai sejarah dari kota tersebut. Pemerintah Kota Surabaya pun berupaya untuk menjaga bangunan peninggalan penjajah tersebut. Oleh karena itu, ada sejumlah bangunan yang masuk bangunan cagar budaya. Walau berumur tua, bukan berarti bangunan ini kita lupakan. Merangkum dari “Jalan-jalan Surabaya Enaknya ke Mana? Gedung HVA berdiri pada 1924 di Jalan Merak 1 Surabaya Utara dan diarsiteki Ed Cuypers. Sejak awal, gedung ini dijadikan pusat pengelolaan perkebunan oleh HVA. Hal ini dapat dipersepsikan menjadi lambing konglomerasi industry gula dan awal penetrasi kapitalisme di Jawa. Kini gedung ini digunakan sebagai pusat PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX. Untuk sampai di lokasi ini dapat menggunakan transportasi umum denga nrute ke JMP. Setelah tiba di JMP, dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 500 meter.

Bisa juga dengan mengikuti Heritage Tour yang berangkat dari House of Sampurna. Rumah Sakit Darmo berdiri megah dengan gaya mirip gereja di Belanda. Rumah sakit ini sudah mulai beroperasi sejak 15 Januari 1921. Sesuai namanya, gedung rumah sakit ini berdiri di Jalan Raya Darmo. Pada masa pendudukan Jepang, gedung ini sempat dijadikan kamp internir anak dan wanita. Saat Sekutu masuk Surabaya, kamp ini diambil alih Letkol Rendall. Rumah sakit ini juga pernah menjadi pusat pertahanan pasukan Brigjen A.W.S. Bagian depan gedung inilah yang menjadi saksi meletusnya insiden pertama perang antara pasukan Mallaby dengan arek-arek Suroboyo. Kini, Rumah Sakit Darmo berfungsi sebagai The Garden Hospital sekaligus Health and Medical Tourism. Stasiun Goebeng sudah dibangun sejak 1878. Pembangunan pertama kali dilakukan di sisi barat kereta api. Beberapa kali stasiun ini mengalami renovasi. Stasiun Goebeng menjadi bangunan khas stasiun kereta api kelas satu dan setara dengan Stasiun Jakarta Kota, Yogya, Semarang, dan Bandung. Hingga kini, bagian barat stasiun tetap terpelihara menjadi warisan sejarah. Hal ini membuat Stasiun Goebeng berbeda dengan stasiun lain sekarang ini yang merupakan bangunan modern.

Gaya-gaya arsitektur berkembang, dan karya tulis mengenai arsitektur mulai bermunculan. Karya-karya tulis tersebut menjadi kumpulan aturan (kanon) untuk diikuti khususnya dalam pembangunan arsitektur religius. Contoh kanon ini antara lain adalah karya-karya tulis oleh Vitruvius, atau Vaastu Shastra dari India purba. Di periode Klasik dan Abad Pertengahan Eropa, bangunan bukanlah hasil karya arsitek-arsitek perorangan, melainkan oleh para seniman/ ahli keterampilan bangunan yang dihimpun dalam satu asosiasi untuk mengorganisasi proyek. Pada masa Renaissance (pencerahan), humaniora dan penekanan terhadap individual menjadi lebih penting daripada agama, dan menjadi awal yang baru dalam arsitektur. Pembangunan ditugaskan kepada arsitek-arsitek individual – Michaelangelo, Brunelleschi, Leonardo da Vinci – dan kultus individu pun dimulai. Namun pada saat itu, tidak ada pembagian tugas yang jelas antara seniman, arsitek, maupun insinyur atau bidang-bidang kerja lain yang berhubungan. Pada tahap ini, seorang seniman pun dapat merancang jembatan karena penghitungan struktur di dalamnya masih bersifat umum. Perkembangan jaman yang diikuti revolusi berbagai bidang ilmu (misalnya engineering), dan penemuan bahan-bahan bangunan baru serta teknologi, menuntut para arsitek untuk mengadaptasi fokus dari aspek teknis bangunan kepada estetika (keindahan bentuk).

Kemudian dikenal istilah “arsitek aristokratik” yang lebih suka melayani bouwheer (owner/Client) yang kaya dan berkonsentrasi pada unsur visual dalam bentuk yang merujuk pada contoh-contoh historis. Contohnya, Ecole des Beaux Arts di Prancis pada abad 19 mengkader calon-calon arsitek menciptakan sketsa-sketsa dan gambar cantik tanpa mengiraukan konsep yang kontekstual. Sementara itu, Revolusi Industri menggerakkan perubahan yang sangat drastis yang membuka diri bagi masyarakat luas, sehingga estetika dapat dinikmati oleh masyarakat kelas menengah. Dulunya produk-produk berornamen estetis terbatas dalam lingkup keterampilan yang mewah, menjadi terjangkau melalui produksi massal. Produk-produk sedemikian tidaklah memiliki keindahan dan kejujuran dalam ekspresi dari sebuah proses produksi. Keadaan tersebut menimbulkan perlawanan dari seniman maupun arsitek pada awal abad ke-20, yang melahirkan pemikiran-pemikiran yang mengilhami Arsitektur Modern, antara lain, Deutscher Werkbund (dibentuk 1907) yang memproduksi bahan-bahan bangunan buatan mesin dengan kualitas yang lebih baik merupakan titik lahirnya profesi dalam bidang desain industri. Setelah itu, sekolah Bauhaus (dibentuk di Jerman tahun 1919) menafikan sejarah masa lalu dan cenderung menempatkan arsitektur sebagai perpaduan skill ,seni, dan teknologi.

Baca Juga :Bangunan Bersejarah Di Singapura

Ketika Arsitektur Modern mulai dikembangkan, ia merupakan sebuah elit terkemuka berlandaskan filosofis,moral, dan estetis. Konsep perencanaan kurang mengindahkan sejarah dan condong kepada fungsi yang melahirkan bentuk. Peran Arsitek menjadi sangat penting dan dianggap sebagai “kepala/pimpinan”. Kemudian arsitektur modern masuk ke dalam lingkup produksi massal yang sederhana dan relatif murah sehingga mudah diperoleh. Dampaknya, bangunan di berbagai tempat memiliki bentuk yang mirip/cenderung tipikal. Tidak ada ciri khas ataupun keunikan bangunan Arsitektur Modern ini, masyarakat umum mulai jenuh menerima arsitektur modern pada tahun 1960-an, antara lain karena kekurangan makna, kemandulan,keseragaman, serta kesan-kesan psikologisnya. Sebagian arsitek berusaha menghilangkan kesan buruk ini dengan menampilkan Arsitektur Post-Modern yang membentuk arsitektur yang lebih dapat diterima umum pada tingkat visual, meski dengan mengabaikan konsepnya. Arsitektur Post Modern ini lebih dikenal sebagai arsitektur yang “mengawinkan” dua code/langgam/style. Misalnya, antara yang antik dan modern, antara maskulin (bangunan dengan struktur lebih dominan) dan feminin (kecantikan eksterior dominan ), antara western dengan timur, yang kuno dengan yang baru ,dll. Sedangkan kalangan lain baik arsitek maupun non-arsitek menjawab dengan menunjukkan apa yang mereka pikir sebagai akar masalahnya.