November 2020

Bencana Besar yang Sebabkan Jembatan dan Bangunan Runtuh Bencana Besar yang Sebabkan Jembatan dan Bangunan Runtuh

Bencana Besar yang Sebabkan Jembatan dan Bangunan Runtuh – Beberapa artikel yang akan kami berikan adalah artikel yang kami rangkum dari sumber terpercaya, berikut ini beberapa artikel yang membahas mengenai bencana besar yang sebabkan keruntunhan bangunan dan jembatan.

Jembatan Chirajara, Kolombia

Jembatan Chirajara rencananya menghubungkan dua terowongan antara Bogota dan Villavicencio. Tetapi Januari 2018 jembatan itu runtuh dan menewaskan sembilan orang. Peneliti mengatakan ada kesalahan pada konstruksi. Jembatan itu akhirnya diledakkan pada bulan Juli (foto).

Jembatan Studenka, Republik Ceko

Pekerja sedang merenovasi Jembatan Studenka pada Agustus 2008 ketika tiba-tiba runtuh. Tepat saat jatuh, ada kereta api yang sedang melaju dengan kecepatan 120 kilometer per jam menuju lokasi. Delapan orang tewas dalam kecelakaan ini. Masih belum jelas apa sebenarnya yang menyebabkan keruntuhan itu, tetapi para penyelidik menemukan beberapa kesalahan pada konstruksi jembatan

Jembatan Mississippi, AS

Jembatan sepanjang 580 di Minneapolis ini adalah arteri penting antara dua bagian kota. Pekerjaan renovasi dimulai hanya beberapa hari sebelum keruntuhan pada 1 Agustus 2007. Meskipun hanya satu dari delapan jalur yang dibuka saat itu, 13 orang tewas dalam kejadian. Penyidik mengatakan ada kesalahan konstruksi yang menyebabkan jembatan runtuh.

Jembatan penghubung di Sampoong Department Store, Korea Selatan

Jembatan penghubung di Sampoong Department Store di Seoul runtuh 29 Juni 1995, menewaskan lebih dari 500 orang. Penyidik menemukan serangkaian pelanggaran bangunan: beberapa peraturan diabaikan, gedung dibangun dengan konstruksi buruk dan beberapa bagian menggunakan bahan bangunan yang salah.

Baca Juga:Bangunan Kosong yang Menyimpan Sejarah Menyeramkan

Gedung Rana Plaza di Bangladesh

Runtuhnya Gedung Rana Plaza di Bangladesh menjadi bencana keruntuhan paling mematikan dalam sejarah modern. Bangunan tingkat delapan itu runtuh 24 April 2013, menewaskan 1.135 orang. Sehari sebelumnya, polisi sudah melarang akses masuk setelah ditemukan retakan pada struktur gedung. Namun perusahaan tetap meminta pekerja pabrik garmen masuk dan mereka terjebak dalam bencana.