August 2020

5-Bangunan-Bersejarah-Indonesia-Ini-Memang-Sengaja-Dihancurkan 5-Bangunan-Bersejarah-Indonesia-Ini-Memang-Sengaja-Dihancurkan

bangunanbersejarahSebagai sebuah masa penjajahan yang terlama dalam sejarah Bangsa Indonesia, Belanda telah banyak melakukan pembangunan gedung-gedung untuk kepentingannya sendiri. Kini sisa-sisa peninggalaan gedung itu telah menjadi sejarah yang dapat dinikmati oleh siapapun, termasuk bagi para sejarahwan yang hendak melakukan penelitian di Indonesia.

Namun dari sekian banyak bangunan peninggalan Belanda, tak sedikit pula yang sebenarnya sudah rubuh dan hancur tak berbekas. Sangat disayangkan sebenarnya hilangnya bangunan bersejarah seperti ini bisa memutus mata rantai sejarah pada masa lalu. Nah, berikut akan kami sajikan ulasan mengenai bangunan sejarah yang telah hancur itu, baik karena kesengajaan atau karena bencana alam. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Gedung Societeit Harmonie

Gedung_Soci_teit_de_Harmonie_di_Pasuruan_antara
Daerah Harmoni yang terkenal dengan halte transit busway-nya dulunya memiliki nilai historis yang tinggi. Munculnya nama ‘Harmoni’ tak lepas dari sejarah di tahun 1776 bahwa di tempat tersebut dulunya pernah berdiri gedung Societeit Harmonie. Gedung ini tepatnya terletak di ujung jalan Veteran dan Majapahit.
Gedung Societeit harmonir dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Jendral Reineir de Klerk kemudian dilanjutkan Daendels hingga Raffles dan secara resmi dibuka tahun 1868. Gedung ini menjadi tempat berkumpulnya para sosialita Belanda, yakni perempuan-perempuan Belanda yang suka berdandan sangat cantik dan mewah. Sayangnya nilai historis bangunan ini sudah hilang sejak tahun 1985 karena di tahun itu bangunan ini dirubuhkan untuk dibuat lapangan parkir Sekretariat Negara.

2. Taman Wihelmina

Taman-Whelmia
Taman Wihelmina dulunya disebut-sebut sebagai taman paling ‘wow’ di zamannya. Pada saat pembangunannya di abad ke-19, taman ini menjadi taman terluas dan yang paling indah di Asia. Sayangnya, semenjak kemerdekaan taman ini tidak terurus lagi dan akhirnya diputuskan untuk dirubuhkan guna membangun Masjid Istiqlal di bekas reruntuhan lokasinya.

Dulunya di taman ini terdapat Monumen Waterloo atay Atjeh Monument untuk mengenang para serdadu Belanda yang tewas selama Perang Aceh. Uniknya, taman yang dibangun Daendels ini terletak di dekat Kali Ciliwung yang saat itu masih bersih (tidak kotor seperti sekarang) sampai-sampai terdengar gemericik air yang menyegarkan kala berjalan-jalan di situ.

3. Hotel Des Indes

hotel des indes
Hotel Des Indes didirikan pada tahun 1856 dan pernah menjadi saksi sejarah di tanggal 7 Mei 1949 sebab di hotel ini terjadi penandatanganan Perjanjian Roem-Royen antara Indonesia dan Belanda. Perjanjian ini sangat penting karena menandakan dimulainya babak penghentian Agresi Militer Belanda di Yogyakarta dan menjadi gerbang menuju Konferensi Meja Bundar di mana Belanda mengakui kedaulatan Negara Indonesia.
Penamaan Hotel Des Indes disebut-sebut merupakan usulan dari Douwes Dekker. Hotel ini terkenal karena kemewahannya, bahkan Alfred Russel Wallace, salah satu ilmuwan evolusi dunia sebelum Charles Darwin, pernah menginap di hotel ini untuk penelitian di Indonesia. Sayangnya di tahun 1971 hotel bersejarah ini dirubuhkan untuk dibangun Kompleks Pertokoan Duta Merlin.

Baca Juga : Beberapa Bangunan Bersejarah Di Indonesia Yang Diakui Dunia

4. Gedung Kerapatan Deli
Kota Medan dulunya merupakan ibukota Kabupaten Deli Serdang sebelum dipindahkan ke Lubuk Pakam. Kantor Bupati Deli Serdang menempati Gedung Kerapatan yang berfungsi sebagai ruang kerja Sultan dan juga sebagai lembaga peradilan bagi orang-orang yang tidak tunduk kepada hokum Kolonial Belanda.

Gedung ini dibangun pada masa kekuasaan Sultan Ma’mun Al Rasyid Alamsyah pada tahun 1906. Gedung Balai Kerapatan terletak tepat di depan Istana Maimun yang sekarang berlokasi di Jalan Brigjen. Katamso. Namun karena kebijakan Walikota Medan, Abdillah, di tahun 2004 bangunan bersejarah ini justru dirubuhkan rata dengan tanah.

5. Gereja Kubah
Pada tahun 1736 di Kota Tua Batavia pernah berdiri sebuah gereja. Gereja itu bernama Gereja Kubah atau dalam Bahasa Belanda disebut sebagai Nieuwe Hollandsche. Gereja ini dibangun oleh Christoffer Moll yang sebenarnya tidak mempunyai keahlian di bidang arsitektur. Oleh karena itu saat terjadi gempa bumi 3 tahun kemudian gereja ini mengalami kerusakan yang parah.
Kerusakan gereja ini diperparah dengan bangkrutnya VOC. Untuk itu Daendels memerintahkan supaya bangunan gereja ini dibongkar dan tanahnya dijual untuk menambah kas kompeni pada tahun 1808. Akhirnya sekarang bangunan ini sudah tidak berbekas sama sekali. Namun, jika ingin melihat miniatur bangunan Gereja Kubah sudah ada di Museum Fatahillah.

Nah, itu tadi 5 bangunan bersejarah Bangsa Indonesia yang sengaja dihancurkan baik oleh pemiliknya maupun karena kebijakan pemerintah. Di zaman modern seperti ini memang kebutuhan manusia semakin meningkat. Namun tidak arif rasanya jika peninggalan-peninggalan bersejarah justru menjadi korban atas cepatnya laju modernisasi. Sadar atau tidak sadar, bangunan itu adalah hak bagi generasi penerus bangsa karena mereka lah yang akan mewarisi peninggalan itu sebagai suatu kebesaran sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Beberapa-Bangunan-Bersejarah-Di-Indonesia-Yang-Diakui-Dunia Beberapa-Bangunan-Bersejarah-Di-Indonesia-Yang-Diakui-Dunia

bangunanbersejarah –  Indonesia adalah negara yang sudah berdiri untuk waktu yang cukup lama. Dalam kurun waktu yang sangat panjang hingga negara ini didirikan, banyak sekali bangunan bersejarah dengan nilai historis yang tinggi serta arsitektur yang menawan. Lantas, tidak aneh jika bangunan-bangunan ini dikenal hingga ke mancanegara.

Berbagai unsur budaya, ras, serta agama melahirkan desain unik yang membuat bangunan-bangunan ini memilik desain yang beraga. Mulai dari Candi Borobudur hingga Gereja Katredal, bangunan-bangunan ini memiliki latar belakang tersendiri yang membuatnya menjadi terkenal seperti sekarang.

Langsung saja yuk disimak ulasan lebih lengkapnya!

Bangunan Bersejarah Terpopuler di Indonesia

1. Candi Borobudur

Lokasi-Candi-Borobudur

Ngomong-ngomong soal bangunan bersejarah, tentunya wajib sekali untuk memasukkan Candi Borobudur ke dalam daftar ini.

Candi yang merupakan peninggalan umat Budha ini dinobatkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Dibangun di era Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra pada tahun 825 SM, situs ini merupakan candi terbesar di dunia dengan tinggi 42 meter.

Arsitek dari candi ini, Gunadharma, memahat 2672 panel relief yang panjangnya mencapai 6 km.

2. Candi Prambanan

Candi_Prambanan

Selain Candi Borobudur, Candi Prambanan yang merupakan peninggalan dari Dinasti Sanjaya adalah situs yang tentunya harus masuk ke dalam daftar ini.

Dikenal dengan nama lain, yakni kompleks seribu candi, Prambanan memiliki candi utama dengan tinggi 47 meter, seolah ingin menandingi Candi Borobudur.

Pembangunan dari candi yang dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ini merupakan lambang pemujaan untuk Dewa Siwa.

3. Lawang Sewu

lawang-sewu
Lawang Sewu merupakan bangunan bersejarah peninggalan dari era penjajahan Belanda yang sampai sekarang masih berdiri di Semarang.

Sempat digunakan sebagai Kantor Perusahaan Kereta Api Hindia Timur, sekarang bangunan ini berfungsi sebagai tempat wisata eksotik yang diminati oleh banyak wisatawan.

Meskipun namanya secara harfiah berarti seribu pintu, tidak serta-merta jumlah pintu dari bangunan yang didirikan pada tahun 1907 ini sesuai dengan namanya.

Baca Juga : 5 Bangunan Bersejarah di Bahrain

4. Kelenteng Sam Po Kong

Dahulu, Kelenteng Sam Po Kong dikenal sebagai Gedung Batu karena tampilannya yang terlihat seperti gua besar di sebuah bukit batu.

Gedung Batu atau Kedong Batu sendiri merupakan tumpukan batu alam untuk membendung Sungai Kaligarang di abad 15.

Sebagai bangunan bekas peninggalan dari Laksamana Cheng Ho, sekarang tempat ini lebih difungsikan sebagai tempat pemujaan dan peringatan di Semarang.

5. Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta merupakan istana resmi Kesultanan Yogyakarta yang sekarang berfungsi sebagai rumah sultan yang masih menjalankan tradisi kesultanan hingga sekarang.

Sebagian dari kompleks keraton ini digunakan untuk menyimpan bermacam-macam koleksi kesultanan.

Beberapa di antaranya seperti pemberian dari bangsawan Eropa hingga replika pusaka dan gamelan.

Dengan desain arsitektur yang mengagumkan, bangunan ini disebut sebagai salah satu istana khas Jawa dengan tampilan terbaik.

6. Pura Besaki

Pura yang berdiri megah di ketinggian 915 kaki di kaki Gunung Agung ini terlihat mengagumkan dengan gaya arsitektur khas Bali yang sangat distingtif.

Bangunan yang dibangun sejak abad ke-10 Masehi ini menjadi pusat kegiatan spiritual Hindu Dharma di Pulau Dewata.

Dengan segala fitur yang dimiliki Pura Besakih, tidak aneh jika situs ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Budaya UNESCO sejak selamat dari erupsi Gunung Agung pada tahun 1963.

7. Gereja Katredal

Memiliki tinggi mencapai 60 m, Gereja Katredal terletak bersebalahan dengan Masjid Istiqlal.

Kehadiran gereja yang berdiri sejak tahun 1891 ini, menggantikan bangunan gereja yang runtuh di era Belanda.

Bangunan yang mengusung gaya arsitektur neo-gotik ini dibangun dengan dana sebesar 628 ribu gulden yang berasal dari jemaat pada kala itu.

Karena memilih material terbaik, bangunan yang diarsiteki oleh Pastor Antonius ini bisa berdiri kokoh hingga sekarang.

5-Bangunan-Bersejarah-di-Bahrain 5-Bangunan-Bersejarah-di-Bahrain

bangunanbersejarah – Bahrain merupakan salah satu negara di Timur Tengah yang berupa kepulauan kecil, di mana luasnya hanya mencapai 765.34 km persegi. Negara kerajaan ini terletak tidak jauh dari Arab Saudi, yang mana kedua negara ini dihubungkan oleh Jembatan Raja Fahd yang memiliki panjang mencapai 25 km.

Tak hanya itu saja, negara monarki kecil ini juga memiliki berbagai macam bangunan bersejarah yang sangat unik dan pastinya harus dikunjungi. Tentunya buat kalian yang berancana untuk liburan ke Timur Tengah, terutama Bahrain harus mengunjungi beberapa bangunan bersejarah berikut ini.

1. Benteng Arad

Benteng-Arad
Benteng Arad merupakan bangunan benteng yang terkenal yang ada di Bahrain, yang mana tepatnya berada di Arad, Pulau Muharraq yang ada di sebelah timur negara ini. Letak bangunan ini juga tidak jauh dari Bandara Internasional Bahrain, sehingga mudah ditemui, bagi pengunjung yang ingin datang ke sini.

Benteng ini sudah dibangun sejak abad ke 15, dengan desain arsitektur khas Arab yang bernuansa Islam yang cukup kental. Namun usai pertempuran Persia dan Portugis, akhirnya benteng kokoh ini berhasil diambil alih oleh bangsa Portugis.

2. Benteng Riffa

Benteng Riffa juga menjadi bangunan benteng besar yang ada di Bahrain, tepatnya di Riffa yang ada di tengah negara ini. Letak negara ini tidak jauh dari pusat kota dan tidak jauh dari jalan utama, yang pastinya mudah bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat ini.

Benteng ini didirikan oleh Shaikh Salman bin Ahmed Al Fateh Al Khalifa pada tahun 1812, di mana merupakan pemimpin Kerajaan Persia pada dinasti Safavid. Menariknya bangunan benteng ini begitu keren, dengan arsitektur yang khas Persia yang dibuktikan dengan adanya menara angin di sekitarnya.

Baca Juga : Beberapa Tempat Bersejarah Mesir Kuno

3. Qal’at al-Bahrain

Qal'at al-Bahrain

Qal’at al-Bahrain atau yang dikenal juga dengan Benteng Bahrain atau Benteng Portugis adalah bangunan bersejarah sekaligus situs arkeologi di Bahrain. Benteng ini lokasinya ada di utara pulau yang tidak jauh dari pesisir pantai dan juga ada di sekitar area pusat kota. Tempat ini juga cukup terkenal dan masuk dalam Cagar Budaya UNESCO sejak tahun 2005.

Benteng ini diperkirakan sudah dibangun pada 2300 tahun Sebelum Masehi, namun sudah ditinggal kan sejak abad ke 16. Serta tempat ini sudah dikuasai oleh beberapa rezim, seperti Kasite, Yunani, Portugis dan Persia. Menariknya dalam tempat ini terdapat berbagai macam peninggalan artefak kuno yang sudah ada sejak 5000 tahun Sebelum Masehi.

4. Siyadi House

Berikutnya ada Siyadi House yang terletak di Kota Muharraq yang lokasinya ada di sebelah timur Kerajaan Bahrain. Gedung ini sebenarnya adalah kompleks bangunan yang didirikan oleh Abdullah bin Isa Siyadi, yang mana merupakan keluarga pedagang yang datang ke Bahrain pada abad ke 19.

Bangunan ini meliputi masjid dan majlis yang memiliki bentuk kotak unik yang khas, dengan menara yang juga memiliki estetika tersendiri. Bahkan masjid ini menjadi tempat ibadah pertama yang ada di Muharraq dan masih digunakan hingga saat ini. Selain itu bangunan ini juga masuk ke dalam UNESCO World Heritage Site sejak tahun 2012, yang tergabung dalam Bahrain Pearling Trail.

5. Masjid Khamis

Masjid-Khasmis
Terakhir dan tak kalah menarik dari lainnya adalah Masjid Khamis yang dipercaya sebagai bangunan masjid pertama yang ada di Bahrain. Sedangkan lokasi masjid ini berada di Pulau Bahrain yang tidak jauh dari area pusat kota, tepatnya di Sh Salman Highway.

Masjid ini didirikan pada masa Umayyah kekhalifahan Umar II, yang mana sudah berdiri sejak abad ke 11. Bangunan masjid ini sangat terkenal, karena memiliki dua menara masjid cantik berbentuk sangat unik, serta desain arsitekturnya yang benar-benar menarik.

Itu tadi beberapa bangunan bersejarah yang ada di Kerajaan Bahrain yang sajikan keunikan arsitekturnya yang khas Timur Tengah. Menurut kalian mana yang paling keren?

Beberapa-Tempat-Bersejarah-Mesir-Kuno Beberapa-Tempat-Bersejarah-Mesir-Kuno

bangunanbersejarahPeradaban Mesir kuno menyisakan berbagai tempat menarik dengan arsitektur yang megah dan kokoh. Selain Piramida Mesir, ada banyak tempat bersejarah yang memberikan pengalaman berbeda dengan kisah-kisah di baliknya.

Contohnya, pemerintahan Firaun dari masa ke masa dapat dilihat dari uniknya setiap bangunan. Sebagian besar arsitekturnya menambahkan patung-patung raksasa yang dibuat untuk menghormati dewa-dewa dan raja. Para arkeolog menjadikan bangunan ini sebagai sumber dalam mengulik sejarah Mesir kuno.

Nah, berikut adalah beberapa tempat bersejarah Mesir kuno yang memiliki arsitektur patung raksasa.

1. Kolossi Memnon

kolossi-memmon

Kolossi Memnon merupakan bangunan yang dibuat dari balok batu pasir kuarsit dengan berat 1000 ton. Bangunan ini terletak di selatan kota Luxor dan berdiri dengan tinggi delapan belas meter. Dua patung raksasa dibangun mewakili Firaun Amenhotep III. Kedua patung itu menandai pintu masuk ke kuil penguburan Amenhotep III.

Menurut Lonely Planet, pesona tempat wisata ini sudah dimulai sejak masa Graeco – Romawi. Saat matahari terbit dianggap sebagai keberuntungan jika mendengar siulan di patung utara. Mereka menganggap ini tangisan Memnon yang menyapa ibunya yaitu Dewi Fajar Eos.

2. Kuil Luxor

kuil-luxor

Kuil Luxor berada di sekitar sungai Nil yang dibangun dari batu pasir. Tempat ini berdiri di bekas Thebes dan ditujukan untuk menghormati dewa Amun.

Menurut World Atlas, kuil dibangun dengan waktu yang sangat lama, termasuk saat masa pemerintahan Ramesses II dan Amenhotep III. Dua patung raksasa menggambarkan pengaruh Ramses II yang begitu kuat. Pilon dibangun setinggi 24 meter dengan enam patung besar Ramses II.

Di luar pelataran kuil, dibangun Collonade Amenhotep III yaitu sebuah pintu masuk untuk kuil Amun. Pemandangan di sini lebih indah dinikmati saat senja dan relief patung terlihat lebih artistik saat malam hari.

3. Kuil Edfu

kuil-edfu

Kuil Edfu terletak di sebuah bukit dekat sungai Nil dengan dua menara raksasa setinggi 36 meter. Kuil ini didekasikan untuk menghormati dewa Horus. Di Mesir, kuil Edfu menjadi monumen keagamaan terbesar kedua dengan luas 140 meter. Patung Horus The Hawk terlihat berdiri dengan megahnya memperindah arsitektur kuil.

Relief pada kuil Edfu sangat membantu para arkeolog untuk menemukan pengetahuan sejarah mengenai Mesir kuno. Arsitektur dan seni terbaik periode Ptolemaic terlihat lebih kental menghiasi setiap sudut kuil Edfu.

Baca Juga : 5 Bangunan Yang Sudah Tua dan Bersejarah di Indonesia

4. Kuil Abu Simbel

Kuil Abu Simbel terletak di tepi danau Nasser, Mesir Selatan. Bangunan megah ini didirikan saat pemerintahan Firaun Ramses II untuk menghormati dewa Ptah, Amun, Hathor dan Ra-Horakhty. Patung Ramses raksasa setinggi 40 meter menepati bagian luar kuil agung.

Bagian dalam kuil menampilkan tiga aula setinggi 56 meter yang menambah kemegahan kuil. Saking kerennya, kuil Abu Simbel dilindungi oleh UNESCO dan dijadikan situs warisan dunia.

5. Sphinx Agung Giza

Sphinx Agung merupakan tempat yang cukup populer di kalangan wisatawan. Bangunan ini terletak di Giza dan dijadikan simbol kebanggaan Mesir yang megah. Menurut World Atlas, patung paling terkenal berbentuk singa dan kepala manusia dibangun untuk mewakili Firaun Khafre yang oleh sebagian orang dianggap lebih mirip Khufu.

Patung dibangun sekitar 2558 SM setinggi 20 meter dengan panjang 73 meter. Letaknya yang berdekatan dengan tiga piramida seakan berdiri kokoh melindungi bangunan tersebut. Sejak pertengahan tahun 1900-an, Sphinx terus mengalami renovasi karena bagian bangunannya mengalami kerusakan oleh cuaca ekstrem.

Mengunjungi bangunan di atas akan membantumu untuk memahami sejarah tentang Mesir. Nah, kamu tertarik mengunjungi yang mana?

5-Bangunan-Yang-Sudah-Tua-dan-Bersejarah-di-Indonesia 5-Bangunan-Yang-Sudah-Tua-dan-Bersejarah-di-Indonesia

bangunanbersejarah – Selain kaya akan sumber daya alam, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki banyak sejarah, mulai dari sejarah budaya, kuliner, tempat, dan arsitektur bangunan.

Nah, berkaitan dengan bangunan bersejarah yang ada di Indonesia, berikut ini beberapa di antaranya:

1. Istana Maimun

Istana-Maimun

Ini adalah salah satu bangunan tua dan bersejarah yang ada di kota Medan, Sumatera Utara. Letaknya di kawasan Jalan Brigjend Katamso, Sukaraja dan dibangun sekitar tahun 1888. Bangunan Kerajaan Melayu ini merupakan warisan dari Sultan Deli Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah.

Bangunan bersejarah ini identik dengan warna kuning. Di bagian depan balairung istana, ada sebuah prasasti bertuliskan huruf Latin, berbahasa Belanda. Atap istana ini seperti gaya bangunan Persia.

2. Batavia Cafe

Batavia Cafe dibangun sejak tahun 1805. Awalnya, tempat ini dijadikan sebagai kantor administrasi pada masa pemerintahan VOC Belanda. Hingga sekarang, bangunan ini masih berdiri kokoh di kawasan Wisata Kota Tua Jakarta, tepatnya di depan Museum Fatahillah.

Baca Juga : Bangunan Bersejarah Di Inggris

3. Benteng Vredeburg

Benteng-Vredeburg

Bangunan tua bersejarah berikutnya ada di Yogyakarta yaitu Benteng Vredeburg yang berdiri dari zaman penjajahan Belanda. Lokasi benteng ini pun di kawasan titik nol kilometer Yogyakarta atau kawasan Malioboro. Konon katanya, tempat ini dulunya sebagai tempat untuk menyiksa para pejuang ketika zaman penjajahan Belanda.

4. Benteng Rotterdam

Benteng-Rottderdam

Namanya pasti sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Makassar. Ya, benteng tua ini terletak di Sulawesi Selatan, Makassar dan dibangun oleh warga lokal. Benteng ini sempat menjadi perebutan ketika Kerajaan Gowa-Tallo berperang. Kini, Benteng Rotterdam dikelola oleh pemerintah setempat dan dijadikan situs bersejarah untuk publik.

5. Lawang Sewu

Bangunan ini terletak di kawasan Simpang Lima, kota Semarang. Diberi nama Lawang Sewu yang artinya seribu pintu. Namun, bukan berarti ada 1.000 pintu di bangunan ini, melainkan karena dulu bangunan ini dikenal dengan jumlah pintunya yang banyak.

Sebelum menjadi salah satu gedung yang dilindungi oleh Pemerintah Kota Semarang, Lawang Sewu adalah kantor perusahaan kereta api Belanda, NV Nederlandsch Indische Spoorweg Mastshappij (NIS). Bangunan ini dirancang oleh arsitek Prof. Jacob K. Klinkhamer dan B.J.Oudang.